PATI, suaramuria.com – Netizen di Pati kini tengah ramai memperbincangkan video warung diatas saluran air yang ambrol di saat banyak pengunjung tengah ngopi di siang hari.

Alhasil dalam video berdurasi 29 detik itu terlihat ada sejumlah pemuda yang tampak naik dari saluran. Terlihat di pakaiannya tampak belepotan dengan lumpur bahkan ada yang sekujur tubuhnya hitam akibat keruhnya air saluran tersebut.

Warung iu sendiri diketahui berada di Desa Kebonsawahan, Kecamatan Juwana. Pemilik warung, Dewi (35) mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 pada Kamis (29/4) kemarin. Pada saat itu, warung memang tengah buka dan ada enam pelanggan yang ngopi bersama. Mereka adalah siswa salah satu SMK di Pati.

Tak lama kemudian mereka memanggil temannya melalui handphone sehingga bertambah lagi enam orang lagi. Sehingga total ada 12 orang. Peristiwa itu sendiri terjadi sesaat setelah para siswa itu selesai ngopi dan mau melakukan pembayaran.

“Tiba-tiba datang lagi beberapa orang. Jumlahnya sekitar 20 orang lebih. Semuanya masuk di warung. Mungkin karena banyak orang, sehingga langsung ambrol,”imbuhnya.

BACA JUGA : Gethuk Runting, Takjil Pilihan Warga Pati

Padahal menurut pengakuannya,warung buatanya diberi dasar dari kayu jati bercampur dengam bambu. Posisinya tepat berada di pinggir jalan dan di atas saluran air. Tepat di bawah warung terdapat ada air limbah rumah tangga yang sudah berwarna hitam.

Saat ini warung ambrol tersebut telah dibenahi kembali agar dapat digunakan berjualan lagi. Dirinya juga berupaya memperkuat rangka bangunan agar kejadian serupa tak lagi terjadi.

“Belum lama membuat warung tersebut, yakni sekitar setahun lalu. Namun, saat puasa ini memang masih tetap buka untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,”ujarnya.(srm)

Tinggalkan Balasan