suara muria pdam jepara

JEPARA, suaramuria.com – Musim penghujan, sebagian warga Kecamatan Kedung dan Pecangaan yang mendapatkan pasokan air dari PDAM atau Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Jungporo justru mengeluhkan kondisi air yang keruh.

Bahkan, jika usai tidak mengalir beberapa waktu, air berwarna lebih pekat dan hitam.

Jalil (45), warga Desa Tedunan RT 1, RW I Kecamatan Kedung mengatakan, air keruh terjadi sejak lama. Air yang mengalir ke rumah warga tidak beda dengan kondisi air sungai.

”Sebenarnya dulu, kondisi airnya tidak seburuk ini, tapi sekarang malah makin parah, kondisi airnya makin keruh,” tuturnya.

BACA JUGA : Warga Karimunjawa Tertahan di Pelabuhan Kartini

Meskipun air keruh, warga terpaksa menggunakan untuk kegiatan cuci dan mandi. Adapun untuk aktivitas memasak, warga memilih membeli air galon. Kondisi ini membuat biaya hidup yang harus dikeluarkan warga semakin meningkat.

”Kami sering lapor, dicek, tapi belum ada tindak lanjut. Airnya masih tetap keruh,” tuturnya.

Rohana (22), warga desa yang sama juga mengaku sudah cukup lama kondisi air PDAM yang mengalir ke rumah warga keruh. Air PDAM kadang tampak keruh kecoklatan, kadang hijau, dan kadang hitam pekat. Kondisi ini bahkan membuat anak-anak menderita penyakit gatal-gatal.

”Kami butuh realisasi perbaikan dari PDAM, jadi bukan sekedar dicek saja,” tuturnya.

Menurutnya, air PDAM yang mengalir ke pelanggan tersebut diketahui bersumber dari sungai Bungpis. Air ini tidak terfilter dengan sempurna, sehingga airnya tampak sama persis dengan air sungai. Bahkan, terkadang cacing juga ikut masuk ke saluran air PDAM warga.

Direktur Perumda Tirta Jungporo Prabowo mengaku jika sumber air yang mengalir ke sebagian wilayah Kecamatan Kedung dan Desa Kaliombo, Kecamatan Pecangaan bersumber dari sungai Bungpis.

Agar air tidak keruh, petugas sudah mengecek langsung kondisi air yang mengalir ke rumah pelanggan. Terkait tindak lanjut jangka panjang, PDAM juga tengah merencanakan pembuatan sumur untuk mencukupi kebutuhan air bersih warga.

”Kami minta maaf atas ketidaknyamanannya, petugas operator di Bungpis juga akan selalu mengontrol agar air yang mengalir bagus,” katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Jepara Imam Zusdi Ghozali akan memanggil PDAM. Jika perlu akan melakukan sidak untuk mengecek langsung pelayanan PDAM.

”Selama ini belum ada laporan tertulis yang masuk ke DPRD, jika memang ada pelayanan yang kurang baik, bisa langsung layangkan surat ke DPRD,” terangnya. (SRM)

Tinggalkan Balasan