undiaan tamades
Proses pengundian hadiah Tamades 2020 di kantor pusat Bank BKK Jepara. (foto : suaramuria.com)

JEPARA,suaramuria.com – Warga Desa Bangsri RT 02, RW I, Kecamatan Bangsri, Sudarmaji berhasil meraih hadiah utama berupa satu unit mobil Daihatsu Grand Max dalam undian Tamades 2020 yang diselenggaran PT BPR BKK Jepara (Perseroda) di halaman kantor utama Bank BKK Jepara, Rabu (16/9).

Selain hadiah utama, PT BPR BKK Jepara (Perseroda) juga mengundi empat unit sepeda motor Honda Beat yang akhirnya diperoleh oleh Puji Astutik dan Sri Mulyati warga Tahunan, Farichan warga Kedung, dan PT Alle Properti Indonesia Mayong.

Adapun 10 unit TV LED Samsung 32 Inch, 10 unit kulkas Thosiba, 10 unit sepeda gunung, dan 10 unit mesin cuci dua tabung dibagi untuk nasabah di masing-masing kantor cabang.

”Undian ini kami bagikan sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah yang telah setia dan memilih BPR BKK Jepara sebagai bank tempat menyimpan uangnya,” beber Direktur Utama PT BPR BKK Jepara (Perseroda) Basri saat menyampaikan sambutannya di depan perwakilan nasabah yang hadir.

BACA JUGA : Bella Yusvika, Gadis Jepara Jadi Duta Genre Jawa Tengah

Menurutnya, masa pandemi ini menjadi waktu cukup sulit bagi semua sektor ekonomi, termasuk perbankan. Namun, komitmen BPR BKK untuk memberikan layanan terbaik serta apresiasi, membuat kegiatan undian hadiah Tamades ini tetap diselenggarakan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

”Kegiatan ini juga sebagai edukasi serta mengajak masyarakat untuk lebih gemar menabung, literasi dan inklusi keuangan, serta sarana promosi,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, banyaknya kupon yang diundi ada 12.194.102 dari 24.134 rekening di Bank BKK.

Rencana Kerja

Basri menyebutkan, pada tahun 2020 Ini, sesuai rencana kerja, target laba PT BPR BKK Jepara (Perseroda) adalah Rp 12,56 miliar. Estimasi deviden yang diberikan secara total adalah Rp 5,18 miliar.

Pembagian deviden secara proporsional untuk pemerintah provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 2,64 miliar dan Pemkab Jepara sebesar Rp 2,54 miliar. Adapun hingga posisi Agustus, laba yang tercapai sudah mencapai Rp 12,56 miliar atau 61,07 persen. Pencapaian ini lebih tinggi dibanding posisi sama pada tahun lalu yang hanya tercapai 7,67 miliar.

Tak hanya perolehan laba yang meningkat. PT BPR BKK Jepara (Perseroda) juga memperoleh berbagai penghargaan. Sejumlah penghargaan yang diterima yakni The Finance peringkat 3 Top BUMD dengan aset Rp 250-500 miliar.

PT BPR BKK juga meraih penghargaan Infobank. Penghargaan itu diberikan atas kinerja keuangan sangat bagus selama 10 tahun berturut-turut dengan aset Rp 250-500 miliar.

Bupati Jepara Dian Kristiandi melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara Achid Setiawan menyampaikan, UMKM adalah sektor yang terbukti paling tahan dalam kondisi krisis, termasuk pada masa pandemi. Bagi UMKM, kredit bank menjadi dorongan bagi pengembangan usaha.

”Di sinilah BPR hadir menjadi ujung tombak bagi pembiayaan sektor UMKM. BPR memiliki prosedur pelayanan sederhana, fleksibel, serta kedekatan dengan masyarakat,” terangnya.

Meski demikian, tantangan BPR saat ini sangat besar, karena saat ini bank-bank besar juga menyasar sektor UMKM. Selain itu, banyak tantangan di internal dan kepercayaan masyarakat terhadap bank plat merah.

”Ini tantangan yang harus dihadapi dan harus bisa eksis dalam segala kondisi,” katanya.

Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jateng Eddy Sulistyo Bramiyanto berpesan agar PT BPR BKK Jepara (Perseroda) memiliki peran dalam merangsang ekonomi agar kembali pulih di saat apndemi covid-19. Sektor perekonomian harus terus dipacu agar berkembang lagi. (SRM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here