- Advertisement -spot_img
25.3 C
Kudus
Jumat, 2 Desember 2022
BerandaPendidikanVentilator Udara Antibakteri Karya Siswa SMP 3 Pati Raih Spesial Awards Internasional

Ventilator Udara Antibakteri Karya Siswa SMP 3 Pati Raih Spesial Awards Internasional

- Advertisement -spot_img

PATI, suaramuria.com – Inovasi ventilator udara antibakteri karya siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Pati meraih penghargaan bergengsi di ajang kompetisi internasional.

Karya inovasi ventilator udara dengan antibakteri dari daun sirih buatan siswanya berhasil meraih penghargaan spesial award dan medali emas dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) yang digelar di Bali, akhir pekan lalu.

Mereka berhasil menyisihkan sebanyak 614 tim dari 32 negara yang mengikuti ajang tersebut.

BACA JUGA : Inovasi E-Koi Pelajar MAN 2 Kudus Sabet Penghargaan Nasional, Ini Keunggulannya

Keysha Aurell Anindikazzahra, anggota tim menuturkan, karyanya meraih medali emas di bidang physic, energy and engineering.

“Kami juga meraih special award dari Doza Srekja Macedonia,” kata Keysha.

Keysha menambahkan, ventilator itu dibuatnya bersama anggota tim lainnya yakni Syabilla Lovely Malaksa, Agia Keisha Naifazahra, I Wayan Wiyasa Helza Zaneta, dan Devicha Twicy Putri Alea.

Semakin Lengkap

Ventilator yang mereka buat semakin lengkap dengan bio antibakteri yang mereka olah dari daun sirih.

Hasilnya, mesin venitilasi udara tidak bekerja secara mekanik saja, namun untuk antibakterinya juga berasal dari bahan alami.

Guru pembimbing sains SMP N 3 Pati Rauf menambahkan, hasil inovasi siswanya itu telah melewati pengujian di Institut Sains dan Tekhnologi Akprind Jogja.

“Hasilnya, alat ini dinilai layak dan memenuhi standar uji, baik dari standar kimia udara maupun indeks biologi udara,” katanya.

Ia menambahkan, alat itu cocok untuk menjaga kesehatan sekaligus kebutuhan terapi. Sebab, udara yang keluar mengandung antibakteri sehingga sangat bermanfaat untuk tubuh.

“Kelebihan di bidang kesehatan itulah yang kemudian membawa penelitian itu mendapatkan medali emas sekaligus special award dalam ajang bergengsi ISIF. Yang membuat kami bangga juri kompetisi ini berasal dari luar negeri, yakni dari Rumania dan Malaysia,” katanya. (srm)

BACA JUGA  DPRD Sarankan Pemdes Cetak Stiker Keluarga Miskin
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini