umk sumbangkan ratusan apd
Perwakilan UMK menyerahkan sumbangan ratusan APD kepada DKK Kudus, Selasa (12/5). (foto : suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com – Universitas Muria Kudus (UMK) sumbangkan ratusan APD (alat pelindung diri – Red) ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus. Bantuan yang diberikan berupa baju coverall atau hazmat, face shield dan juga masker kain.

Ketua Kepala UPT Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (K3L) UMK Andy Prasetyo Utomo mengatakan, Kudus menjadi rujukan perawatan pasien Covid-19 sehingga membutuhkan banyak peralatan medis.

“Bantuan yang UMK sumbangkan ke DKK Kudus cukup banyak. Karena memang Kudus menjadi salah satu rujukan pasien, sehingga butuh APD cukup banyak,” katanya.

BACA JUGA : Gandeng UGM, UMK Buat “Face Shield” untuk Tangani Korona

APD yang disumbangkan berasal dari UMK dan juga sumbangan karyawan UMK yang dikelola dalam UMK Peduli. Selain itu, pembuatan sebagian AOD, seperti face shield dikerjakan oleh karyawan UMK sendiri, karena memang memiliki kemampuan tersebut.

Pembuatan pelindung wajah (face shield) juga didukung dengan peralatan atau mesin yang ada di laboratorium teknik milik UMK. Sehingga pembuatan relatif lebih terbantu atau lebih mudah.

Untuk jumlah bantuan yang diberikan yakni, face shield sebanyak 400 buah, baju coverall atau hazmat sebanyak 130 buah dan masker kain sebanyak 400 buah. Semua langsung diserahkan ke kantor DKK Kudus.

Tepat Sasaran

Harapannya, DKK Kudus nantinya bisa mendistribusikan kepada mereka yang memang membutuhkan, baik rumah sakit hingga relawan penanganan penyebaran covid-19. “Dengan penyerahan ke DKK, harapannya bisa tepat sasaran,” terangnya.

Sebelum UMK sumbangkan ratusan APD ini, program UMK Peduli juga telah menyalurkan APD ke rumah sakit di Kabupaten Kudus.

Kepala DKK Kudus Joko Dwi Putranto mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan UMK. Karena bantuan yang diebrikan akan sangat membantu.

Apalagi pihaknya juga ada relawan penangan covid-19 yang juga membutuhkan proteksi berupa APD. Bantuan tersebut diharapkan nantinya juga sangat bermanfaat bagi tenaga medis maupun relawan.

“Kami ada relawan cukup banyak, bantuan ini tentu akan sangat membantu,” jelasnya.

Untuk kondisi Kudus, kasus covid-19 memang mengalami kenaikan, namun diharapkan dengan keterlibatan banyak pihak, bisa terus ditekan. Kenaikan kasus tersebut juga banyak dari tenaga medis, namun kondisi tenaga medis yang dinyatakan positif Covid-19 kondisinya relatif baik. (SRM)

Tinggalkan Balasan