- Advertisement -spot_img
28.9 C
Kudus
Sabtu, 31 Juli 2021
BerandaKudusTuntaskan Vaksinasi Dosen dan Karyawan, UMK Tunggu Kebijakan Kuliah Tatap Muka

Tuntaskan Vaksinasi Dosen dan Karyawan, UMK Tunggu Kebijakan Kuliah Tatap Muka

- Advertisement -spot_img

KUDUS, suaramuria.com – Tuntas menggelar vaksinasi untuk dosen dan karyawan, Universitas Muria Kudus (UMK) masih menunggu kebijakan dari Pemkab Kudus dan Pemerintah Pusat.

Universitas Muria Kudus (UMK) menuntaskan program vaksinasi untuk ratusan orang dosen dan karyawan. Total ada sebanyak 380 orang dosen dana karyawan yang mengikuti vaksinasi selama dua hari, Selasa – Rabu (29-30/6).

Wakil Rektor II UMK Solekan mengatakan, sebanyak 380 orang dosen dan karyawan itu telah mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19 sebanyak dua kali.

“Dua hari ini kami menuntaskan vaksinasi suntikan kedua untuk sebanyak 380 orang yang dilaksanakan hari ini dan besok,” kata Solekan, Selasa (29/6).

BACA JUGA : Angkat Kearifan Lokal, Website Karya Mahasiswa UMK Sabet Penghargaan Internasional

Selain dosen dan karyawan, UMK juga telah memberikan vaksinasi untuk para mahasiswa yang magang. Solekan mengatakan, saat ini ia tengah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk program vaksinasi seluruh mahasiswa UMK.

“Ada sebanyak 12 ribu mahasiswa UMK. Sebagian sudah mengikuti vaksinasi di luar. Kami tengah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pemberian vaksin bagi mahasiswa yang belum mendapatkan,” katanya.

Dengan program vaksinasi ini, kata Solekan, ia berharap kekebalan tubuh civitas akdemika UMK meningkat. Prograam ini sekaligus untuk mendukung percepatan vaksinasi yang digalakkan oleh Pemerintah.

Terkait kapan dimulainya pembelajaran tatap muka di UMK, Solekan mengatakan masih menunggu arahan dari Pemkab Kudus dan Pemerintah Pusat.

“Kami ikut saja  kebijakan Pemkab Kudus dan Pemerintah Pusat. Selama ini proses perkuliahan tetap berlangsung via daring dan tidak ada kendala berarti,” katanya.

Keluhan Ringan

Terpisah, dokter pelaksana vaksinasi dari Klinik Srikandi Husada Arif Adi Saputra mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di UMK berjalan lancar. “Keluhan ringan seperti demam, lengan bekas suntikan terasa pegal, masih wajar. Untuk keluhan berat tidak ada,” katanya.

Meski sudah divaksinasi, Arif berharap seluruh civitas akademika UMK tetap displin menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya, vaksinasi bukan berarti kemudian bebas dari ancaman Covid-19.

Dengan vaksinasi ini diharapkan kekebalan tubuh meningkat terhadap ancaman Covid-19. “Yang terpenting prokes tetap harus disiplin dilaksanakan setelah vaksinasi ini,” katanya.(srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: