- Advertisement -spot_img
29.9 C
Kudus
Rabu, 22 September 2021
BerandaKudusTMMD Sengkuyung III di Kudus Benahi Jalan Pertanian Rawan Banjir

TMMD Sengkuyung III di Kudus Benahi Jalan Pertanian Rawan Banjir

- Advertisement -spot_img

KUDUS, suaramuria.com – Ratusan meter jalan usaha tani yang sebelumnya rusak parah diperbaiki saat penyelenggaraan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III di Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.

Perbaikan infrastruktur pertanian dinilai mendongkrak usaha pertanian padi di kawasan tersebut.

”Sebelumnya, jalan usaha tani rusak berat kondisinya sulit dilalui terutama saat musim penghujan,” kata petani setempat, Khairul, saat ditemui di lokasi, Senin (28/9) siang.

BACA JUGA : Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III  Dilaksanakan

Kerusakan jalan membuat mobilitas pengangkutan hasil pertanian sulit dilakukan. Akibatnya, harga gabah hasil panen dari area pertanian Balong Sangkri kurang begitu bersaing dengan daerah lainnya.

”Kami meyakini kondisi jalan usaha tani yang baik akan mendongkrak pertanian di desa kami,” jelasnya.

Dandim 0722 Letkol (Kav) Indarto didampingi Danramil Jekulo Kapten Infantri Basyir dan Bhabinsa Peltu Sutrisno menyatakan, perbaikan jalan usaha tani sudah lama dirintis. Gondoharum merupakan salah satu lumbung padi di Kecamatan Jekulo.

”Kendala yang dihadapi yakni proses pengangkutan sering terkendala kondisi jalan,” imbuhnya.

Peltu Sutrisno menambahkan, saat musim penghujan proses pengangkutan hasil pertanian sangat berat. Penebas sering menaksir harga panen dengan tawaran nilai rendah.

”Ini merugikan petani di sini,” ujarnya.

Total panjang jalan usaha tani di kawasan tersebut 2,5 kilometer. Sekitar 400 meter telah diupayakan pengerasan.

”Pada kegiatan TMMD Sengkyung III di Kudus ini kami memperbaiki sepanjang 681 meter,” tandasnya.

Perbaikan jalan melibatkan petani setempat. Pihaknya berharap, pada kesempatan mendatang sisa jalan yang belum diperbaiki dapat ditangani.

Selain perbaikan infrastruktur, TMMD Sengkuyung III di Desa Gondoharum juga menggelar kegiatan lain seperti penyuluhan bahaya redikalisasi dan terorisme. Aktivitas lain berupa pemberdayaan masyarakat dan penyuluhan KB.

”Termasuk penyuluhan bela negara, antisipasi penyebaran Covid hingga pertanian,” tandasnya. (SRM)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: