pasien positif covid-19 berjemur tiap pagi
Pasien positif Covid-19 di RSU dr Loekmonohadi Kudus berjemur bersama di lingkungan rumah sakit. (foto/dok : suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com – Berbagai cara dilakukan untuk mempercepat kesembuan penderita Covid-19. Di RSU dr Loekmonohadi Kudus, pasien positif Covid-19 berjemur tiap pagi.

Meski hingga kini belum ada obatnya, puluhan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit yang ada di Kabupaten Kudus dinyatakan sembuh. Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Kudus menyebutkan ada sebanyak 70 pasien yang sembuh.

Selain pengobatan secara medis selama menjalani perawatan di ruang isolasi khusus, rumah sakit menjalankan treatmen khusus bagi para pasien.

BACA JUGA : Menuju New Normal, Kasus Covid-19 Terus Melonjak

Direktur RSU dr Loekmonohadi Kudus dokter Abdul Azis Achyar mengatakan, pasien positif Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit memiliki jadwal berjemur dan olahraga, setiap pagi.

Kegiatan itu dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh pasien, sekaligus memberikan motivasi kepada pasien. Tak jarang pasien dalam pengawasan (PDP) ikut berjemur sembari menenteng infusnya.

“Setiap hari pasien positif Covid-19 berjemur tiap pagi baik pasien yang ada di bangsal isolasi kami ajak berjemur dan olahraga bersama di lingkungan rumah sakit. Saya juga sering ikut mendampingi sekaligus memberikan motivasi kepada para pasien,” katanya.

Tambah Bed

Hingga Kamis siang, tercatat sebanyak 18 pasien Covid-19 yang sebelumnya dirawat di RSU dr Loekmonohadi Kudus, telah sembuh dan diperbolehkan pulang. Hingga saat ini masih ada sebanyak 29 orang pasien yang dirawat di rumah sakit pelat merah itu.

Karena terus melonjaknya jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kudus, RSU Kudus menambah tempat tidur untuk pasien di ruang isolasi. “Kami menambah sebanyak 24 tempat tidur baru. Total kapasitas maksimal di RSUD Kudus untuk perawatan pasien Covid-19 kini mencapai 62 tempat tidur,” katanya.

Azis menambahkan, ruang isolasi baru yang disiapkan menempati lantai II gedung Dahlia. “Jika ditambah ruang isolasi di asrama Akbid Kudus (di belakang RSUD) total ada 76 tempat tidur,” katanya.

Data GGTP Covid-19 per Selasa (30/6/2020) menyebutkan, sebanyak 178 warga Kabupaten Kudus positif Covid-19. Sebanyak 52 orang penderita dirawat di rumah sakit, 60 orang menjalani isolasi mandiri, 53 orang sembuh, dan 13 orang meninggal dunia. (SRM)

Tinggalkan Balasan