pasar gembong ditutup
Sejumlah petugas saat melakukan penyemprotan disinfektan sebagai langkah sterilisasi di Pasar Gembong Pati. (foto : suaramuria.com)

PATI, suaramuria.com – Pasar Gembong ditutup oleh Pemkab Pati setelah adanya pedagang yang reaktif hasil rapid test oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. Tiga dari lima pedagang Pasar Gembong yang sempat dinyatakan reaktif saat rapid test rupanya terkonfirmasi positif Covid-19.

Hasil konfirmasi itu keluar setelah dilakukan swab tes. Penanganan cepat pun dilakukan, diantaranya dengan menutup pasar.

Bupati Pati Haryanto yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pati mengatakan sebelumnya 50 pedagang Pasar Gembong memang sempat dilakukan rapid test. Dari hasil rapid test tersebut diketahui lima diantaranya reaktif.

“Kemudian setelah swab, ternyata ada tiga yang positif. Kesemuanya merupakan warga Kecamatan Gembong,” ujarnya.

BACA JUGA : 2 Warga Reaktif Hasil Rapid Test di Pasar Puri

Ketiga pedagang itu sendiri masuk sebagai kondisi orang tanpa gejala (OTG) lantaran hingga sekarang diketahui kondisinya sehat. Meski begitu mereka saat ini telah menjalani karantina di Hotel Kencana. Keluarga tiga pedagang tersebut juga telah melakukan isolasi mandiri.

“Upaya tracing juga sudah dilakukan untuk mengetahui siapa saja orang-orang yang pernah menjalin kontak dengan ketiganya.

Pasar Gembong ditutup sejak Selasa (7/7). Rencananya pasar baru akan dibuka kembali pada Jumat (10/7) mendatang. Pasar akan disterilkan dengan penyemprotan disinfektan.

Sementara itu Kepala Pasar Gembong Karmuji menambahkan, proses sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan telah dilakukan. Langkah itu dilakukan secara cepat. Begitu diketahui ada tiga pedagang positif, pasar pun langsung dilakukan penutupan.

“Ketiga pedagang itu sebenarnya lokasinya berjauhan. Tetapi untuk pedagang yang lokasinya bersebelahan dengan pasien positif, ternyata hasilnya justru nonreaktif saat di rapid tes. Kami sudah informasikan kepada para pedagang untuk tidak berjualan dulu. Ini memnag mendadak, karena intruksinya memang demikian,” imbuhnya. (SRM)

Tinggalkan Balasan