Tangani Klaster Kelinci, SD Disiapkan untuk Isolasi

PATI, Suaramuria.com – Tangani klaster Kelinci, sebuah sekolah dasar (SD) di Desa Jambean Kidul, Kecamatan Margorejo kini disiapkan untuk tempat isolasi mandiri. Langkah itu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 setelah puluhan warga desa tersebut terpapar.

Bupati Pati Haryanto bersama Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat dan Dandim kemarin meninjau langsung. Dua pejabat publik itu ingin memastikan kesiapan sarana prasarana serta kondisi tempat untuk isolasi terpusat di tingkat desa itu.

“Kami memantau untuk memastikan klaster Dua Kelinci tertangani dengan baik. Kami cukup apresiasi upaya beberapa desa telah menyiapkan tempat isolasi terpusat. Seperti di Desa Jambean Kidul, Bumirejo, Sukokulon serta Pegandan,”terang Bupati di tengah memantau penyiapan tempat isolasi terpusat di Desa Jambean Kidul untuk tangani klaster Kelinci.

Meski begitu pemkab sendiri telah menyiapkan tiga tempat isolasi terpusat. Seperti Hotel Kencana dengan kapasitas 100 tempat tidur, ruang Wijaya Kusuma 60 tempat tidur serta balai Diklat KB sebanyak 35 tempat tidur.

“Kami juga mengapresiasi langkah perusahaan bersama dengan pemerintah desa yang melakukan upaya penyediaan tempat isolasi terpusat tersebut. Terlebih perusahaan juga membantu penyediaan sarana prasarana,”tambahnya.

Dari 652 pegawai yang terpapar, Bupati menyebut untuk yang masa inkubasi hanya 89 orang. Dengan begitu jika dihitung awal Juni melakukan swab antigen maka pada pecan depan banyak yang selesai.

“Mudah-mudahan tentu tidak berkembang lagi sehingga klasternya bisa segera selesai,”terangnya.

BACA JUGA : UMKU Buka Pesantren Covid-19 untuk Isolasi Mandiri Terpusat

Sementara itu dari data Dinas Kesehatan, Bupati Haryanto menyebut dari total 1300an warga yang isolasi mandiri untuk yang masih masa pemantauan tinggal 338 orang saja. Sementara yang lainnya sudah banyak yang lebih dari 14 hari.

“Untuk yang terkonfirmasi dan suspek dirawat ada 400an orang. Tapi itupun ada yang dari luar daerah seperti Kudus, Jepara, Grobogan dan Rembang,”tambahnya.(srm)