- Advertisement -spot_img
26 C
Kudus
Sabtu, 8 Mei 2021
BerandaRembangSumber Semen Kembali Buka Untuk Umum

Sumber Semen Kembali Buka Untuk Umum

- Advertisement -spot_img

Rembang, suaramuria.com – Tempat Wisata Alam (TWA) Sumber Semen kembali dibuka. Sebelumnya tempat wisata hutan dan air di Kecamatan Sale yang menjadi favorit warga dari Kabupaten Rembang, Blora dan Tuban Jawa Timur tutup sejak Maret 2020 karena adanya pandemi Covid-19.

Bupati Rembang H.Abdul Hafidz menyebutkan TWA Sumber Semen menjadi tempat wisata ke 14 di kota garam yang buka kembali sejak pandemi. Dia mengingatkan agar pengelola dan wisatawan menerapkan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Dia meminta kepada pengelola agar memperhatikan jumlah dan kedatangan pengunjung. Jangan sampai terjadi kerumunan di dalam Sumber Semen.

“Tadi batas jumlah pengunjung 700 sekian perhari. Saya minta harus tidak boleh bersamaan. Jadi harus ada jarak. Sekiranya yang masuk pertama sudah agak penuh,jangan kemudian tambah. Tapi menunggu yang pertama keluar. Sirkulasinya harus diatur, “tegasnya.

Dia menegaskan Pemkab juga berupaya memperbaiki akses menuju TWA. Sebenarnya Pemkab telah menganggarkan pembangunan jalan Sale- Tahunan dengan anggaran Rp 15 miliar. Namun karena adanya refocusing penanganan Covid-19, maka tinggal Rp 4,6 miliar.  Pemkab juga akan mengusahakan perbaikan akses dari Balai Desa Tahunan ke Sumber Semen.

Sosialisasi

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Tengah (BKSDA), Darmanto mengatakan pada 9 April 2021 kemarin bersama jajaran terkait telah melaksanakan sosialisasi dan simulasi reaktifasi TWA. Dia mengharap pembukaan itu dapat memberikan dampak positif bagi banyak pihak, khususnya masyarakat sekitar.

Darmanto menegaskan sesuai arahan Direktur Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem pembatasan pengunjung di tempat wisata alam sebanyak 30 persen.

“Dari hasil penghitungan daya dukung dan daya tampung TWA Sumber Semen, yakni 703 orang pengunjung setiap harinya. Dengan sistem rotasi.Dengan luas 3,5 hektar dan 1,8 hektar yang efektif bagi wisatawan,” kata dia.

Pihak BKSDA juga akan menjalin kerjasama dengan KPH Kebonharjo karena akses TWA Sumber Semen merupakan kewenangan Perhutani . Sedangkan akses jalan dari Balai Desa Tahunan menuju TWA dalam pembangunannya Pemkab Rembang harus meminta ijin terlebih dulu ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. ()

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: