- Advertisement -spot_img
28.9 C
Kudus
Rabu, 23 Juni 2021
BerandaJeparaSiap-siap, Pemkab Jepara Bakal Swab Antigen Wisatawan

Siap-siap, Pemkab Jepara Bakal Swab Antigen Wisatawan

- Advertisement -spot_img

JEPARA, suaramuria.com – Mau berwisata di Kabupaten Jepara, siap-siap menjalani rapid tes antigen oleh petugas di lokasi wisata. Tak ingin muncul klaster penyebaran Covid-19 di sektor pariwisata, Pemkab Jepara akan melaksanakan swab antigen kepada wisatawan.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Jepara menyiapkan ribuan alat swab antigen yang akan gunakan untuk tes pengunjung wisatawan di 20 tempat wisata.

Juru Bicara Satgas Penanganan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Jepara Moh Ali mengatakan, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid 19 meningkat, usai Lebaran ini.

BACA JUGA : Pasien Melonjak, Ruang Isolasi Khusus di RS Kudus Nyaris Penuh

Data gugus tugas menyebutkan, ada sebanyak 210 orang yang masih menjalani isolasi karena terkonfirmasi Covid-19.

”Pasien terkonfirmasi positif bertambah. Bahkan, Kabupaten Jepara yang semula masuk zona kuning, saat ini kembali ke posisi zona orange,” katanya, Selasa (18/5).

Penambahan kasus tersebut, menurut Moh Ali, tidak terlepas dari pemudik yang masuk ke Jepara.

Berdasarkan skrining yang dilakukan selama pantauan arus mudik, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jepara menemukan 12 pemudik yang terkonfirmasi positif Covid 19.

”Kenaikannya memang tidak terlalu banyak. Tadi malam hanya 23 orang yang terkonfirmasi positif Covid 19. Petugas masih melakukan tracing terhadap kontak erat,” ujarnya.

Satgas Covid-19 melalui Dinkes Kabupaten Jepara berencana menggelar swab antigen di 20 titik yang merupakan lokasi wisata. Targetnya, swab antigen wisatawan ini dilakukan mepada 50 hingga 100 orang. “Target keseluruhan minimal 1000 orang,” katanya.

Swab antigen secara masif ini merupakan salah satu cara untuk mengambil sampel secara acak bagi masyarakat yang melakukan kerumunan.

Cara ini diharapkan bisa mencari orang tanpa gejala (OTG), sehingga tidak menularkan virus berbahaya kepada orang lain yang lebih berisiko terinveksi.

Moh Ali berpesan agar masyarakat selalu menaati protokol kesehatan secara ketat, yaitu dengan selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: