- Advertisement -spot_img
32.9 C
Kudus
Rabu, 22 September 2021
BerandaKudusSensasi Hanyut River Tubing di Sungai Logung

Sensasi Hanyut River Tubing di Sungai Logung

- Advertisement -spot_img

KUDUS, suaramuria.com – Sensasi satu jam hanyut river tubing di Sungai Logung menjadi tantangan baru wisata adrenalin di Kabupaten Kudus. Pandemi Covid-19 tak membuat takut warga untuk menjajal wahana di objek wisata di kawasan Embung Logung itu.

Kampung Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo menggelar river tubing sejak pekan ini. Memanfaatkan debit Sungai Logung yang disimpan di Waduk Logung, disiapkan pengarungan arus sungai sejauh 2,5 kilometer selama sekitar sejam.

Jalur pengarungan dari waterfall mini, arus cepat, alur berbatu hingga jalur cepat, dirasakan warga.

BACA JUGA : Logung dan Puser Angin Butuh Konektivitas Akses Wisata

Sejumlah warga yang merasakan sensasi diayun-ayunkan arus saat uji coba perdana, Selasa (22/9) sore, menilai river tubing Kedung Singo cukup mengasyikkan. Meskipun sekitar 500 meter terdapat alur sungai dengan tingkat kesulitan 2.3, masih aman diarungi.

Arus tidak terlalu liar karena air diendapkan terlebih dahulu di waduk. Bahkan, saat hujan turun debit sungai masih stabil. Sementara, river tubing baru digelar setiap Sabtu dan Minggu saja, sesuai kesepakatan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana.

”Masih banyak yang harus dievaluasi,” kata Kades Tanjungrejo, Christian Rahardiyanto, kepada Suara Merdeka.

Kesadaran Menjaga Sungai

Namun, river tubing di Sungai Logung ini merupakan bagian kecil dari upaya menumbuhkan kesadaran menjaga sungai dan berbagai komponen di dalamnya. Saat bersamaan, alam lestari diharapkan meningkatkan perekonomian warga melalui pengembangan wisata di dalamnya.

”Warga sudah kami siapkan untuk memberlakukan wisatawan dengan baik,” ujarnya.

Susur sungai dengan ban dalam di Tanjungrejo dimulai dari nol besar. Segala sesuatunya diupayakan warga secara mandiri dengan dukungan swasta. Diperkirakan terdapat 40-an warga yang dilibatkan menjalankan dan mendukung pengarungan.

”Semuanya mengoptimalkan warga sekitar, termasuk SAR-nya,” tandasnya.

Ketua Pokdawis, Rosyid, menyatakan banyak hal dikembangkan pada masa mendatang. Selalu dilakukan evaluasi untuk mencari format terbaik river tubing di Tanjungrejo. Salah satunya memastikan jalur pengarungan semakin aman dan layanan kepada wisatawan lebih nyaman. Dia berharap pengembangan objek wisata alam di Tanjungrejo meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat.

”Semua program wisata ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” imbuhnya. (SRM)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: