klaster semikat
Kepala Disdikpora Agus Tri Harjono bersama stafnya foto bersama guru dan siswa atlet sepak takraw di SDN 1 Kendengsidialit, Welahan, Kabupaten Jepara. (foto : suaramuria.com)

JEPARA, suaramuria.com – Kabupaten Jepara membentuk klaster Pembinaan Olahraga Sesuai Minat dan Bakat (Semikat). Klaster Semikat digagas untuk menyemaikan bibit bibit atlet unggulan masa depan dalam berbagai cabang olahraga di Kabupaten Jepara.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Agus Tri Harjono mengatakan, program ini telah diluncurkan Bupati Jepara Dian Kristiandi, beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, program Semikat mendapatkan dukungan kuat dari berbagai pihak. Setelah diluncurkan Pak Bupati, kami langsung bergerak,” katanya didampingi Sekretaris Disdikpora Ali Hidayat, Jumat (14/8).

BACA JUGA : MAN 1 Jepara Bangun Gedung Laboratorium Senilai Rp 4,1 M

Ia berharap program berjalan baik, menghasilkan atlet andalan dan meraih prestasi di berbagai event. Agus memaparkan, peserta program Klaster Semikat sementara ini terdiri atas SMP Negeri 1 Bangsri, menyertakan satu siswa karate, dan empat  siswa atletik.

Selain itu, SMP Negeri 2 Jepara menyertakan lima siswa pada cabor renang, dan delapan siswa taekwondo. SMP Negeri 2 Mayong ada sebanyak 13 siswa pencak silat dan SMP Negeri 1 Welahan enam siswa sepak takraw.

Pada peluncuran program, dihadiri Kepala SMP, Ketua Paguyuban Satkordikcam, Ketua MGMP olahraga SMP, Ketua KKG olahraga SD, Ketua Koordinator Pengawas SMP, Ketua Umum KONI, dan Ketua HIPMI.

Agus Tri Harjono menjelaskan, ada  cabang lain sudah siap menyusul, misalnya gulat di SMPN 3 Jepara. “Empat SMP yang ditunjuk menjadi klaster dan sudahmenerima SK Bupati, sebagai induk menajemen, jadi bisa menggandeng sekolah lain di kawasan sekitarnya, baik jenjang SD maupun SMA dan SMK,” katanya.

Atlet sepak takraw misalnya, di SMPN 1 Welahan semua berasal dari SDN 1 Kendengsidiatit, Kecamatan Welahan, yang sudah dikenal sebagai pembibitan atlet sepaktakraw.

Gedung Olahraga

Di Kecamatan Welahan juga sudah berdiri megah gedung olahraga Cabor Sepak takraw, yang sudah dimanfaatkan untuk event nasional. Alet sepak takraw Kabupaten Jepara yang telah berkiprah hingga Asian Games, sebagian besar dari Welahan.

Bupati Jepara Dian Kristiandi saat peluncuran program Klaster Semikat d Aula I Disdikpora mengatakan, inovasi pembinaan olahraga harus terus dilakukan, untuk mengerjar prestasi. “Tak boleh berpuas diri dengan yang sudah ada, harus terusmelakukan terobosan, salah satunya melalui Program Semikat ini,” kata ujar Bupati Jepara yang akrab disaka Andi itu.

Selain dikenal sebagai Kota Ukir, lanjut Andi, Kabupaten Jepara ternyata kaya akan prestasi olah raga. Sepak bola adalah salah satu di antaranya. Terbukti pernah berada di kasta tertinggi pada era Indonesia Super Legue (ISL).

Selain mencetak olahragawan si kulit bundar yang handal, prestasi  lain juga datang dari atlet-atlet Jepara pada ajang Asian Games 2018. (SRM)

Tinggalkan Balasan