simpang 7 master
Ketua PBSI Kabupaten Kudus Eddy Prayitno menyerahkan piala kepada para pemenang kelompok tunggal putri kelas V-VI Simpang 7 Master X di GOR Djarum Kaliputu, Kudus, Kamis (20/2). (foto : suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com – SD Kanisius Kudus keluar sebagai juara umum kejuaraan bulu tangkis Simpang 7 Master X di GOR Djarum Kaliputu Kudus. Diperkuat atlet-atlet PB Djarum, SD Kanisius memborong empat dari total delapan gelar yang dipertandingkan.

Sesuai ketentuan pada kejuaraan ini, atlet-atlet PB Djarum yang turun di kejuaraan ini hanya diperbolehkan bertanding di kelas V-VI. Ketua PBSI Kabupaten Kudus Eddy Prayitno mengatakan, persaingan di kelas V-VI baik putra dan putri didominasi oleh wakil SD Kanisius.

“Untuk kelas I-II dan III-IV saya melihat justru atlet-atlet dari SD di luar Kabupaten Kudus berhasil unjuk gigi dengan menyabet gelar juara. Kami berencana mengubah format kejuaraan di tahun depan agar kekuatan peserta di setiap kelas bisa merata,” kata Eddy, Kamis (20/2).

BACA JUGA :

Eddy mengatakan, pihaknya mengkaji untuk membuat dua divisi dalam satu kelas pertandingan yakni madya dan utama. Atlet-atlet PB Djarum dan para juara di kejuaraan ini tahun depan hanya boleh bertanding di divisi utama.

“Untuk atlet baru maupun yang  belum pernah menyabet gelar juara bisa bertanding di divisi madya. Dengan begitu kemampuan atlet bisa terlihat optimal,” katanya.

SD Kanisius

SD Kanisius memborong gelar juara pada nomor tunggal putra kelas V-VI melalui M Afiq Dzakwan Arief, tunggal putri kelas V-VI melalui Shaafiya Yasmin Maitsaa. Dua gelar ganda putra dan putri juga menjadi milik SD Kanisius melalui pasangan M Afiq Djakwan Arief/Muhammad Rizki Mubarrok dan Jolin Angelia/Shaafiya Yasmin Maitsaa.

SD Kanisius terlihat mendominasi sejak babak semifinal di empat kelas tersebut. Sementara itu, empat gelar lainnya menjadi milik atlet luar daerah. gelar tunggal putra Kelas I-II menjadi milik Kausar (SDN Pekalongan Batealit Jepara) dan gelar juara tunggal putri kelas I-II diraih Erina Putri Damayanti (SDN Ketangirejo I Grobogan).

Sementara gelar tunggal putra kelas III-IV disabet Rafif Ahzarusqullah (SD Kudukeras 1 Juwana Pati) dan gelar tunggal putri kelas III-IV diraih Dewi Rahmah Maulinda (SD Sukoharjo 1 Pati).

“Secara umum kemampuan atlet-atlet cilik yang turun di kejuaraan ini semakin baik. Kami berharap mereka terus konsisten berlatih. Orang tua memberikan dukungan penuh, sehingga anak-anak bisa lebih optimal mengasah bakatnya,” katanya. (SRM)

Tinggalkan Balasan