- Advertisement -spot_img
28.9 C
Kudus
Rabu, 23 Juni 2021
BerandaKudusSabtu Minggu Warga Diimbau di Rumah, Pasar dan Mall Boleh Buka

Sabtu Minggu Warga Diimbau di Rumah, Pasar dan Mall Boleh Buka

- Advertisement -spot_img

KUDUS, suaramuria.com – Tak cukup memperpanjang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro, Pemkab Kudus kembali menerbitkan surat edaran yang berisi imbauan dua hari tetap di rumah saja, pada Sabtu – Minggu (5-6/6).

Imbauan untuk warga berakhir pekan di rumah ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 360/1314/05.03/2021. Bupati Kudus Hartopo mengatakan, edaran ini untuk menambah efektifitas kebijakan PPKM berskala mikro yang sudah lebih dulu diterbitkan.

“Pada imbauan dua hari di rumah saja pada akhir pekan ini, Satgas Covid-19 akan melaukan rapid test secara acak kepada masyarakat yang tidak mematuhi imbauan untuk tetap di rumah saja,” katanya, Jumat (4/6).

Jika hasil rapid test itu positif, warga akan langsung diarahkan untuk menjalani isolasi mandiri secara terpusat.

Hartopo mengimbau masyarakat Kabupaten Kudus untuk tetap di rumah saja. Hal ini penting untuk menghindari terjadinya kerumunan warga, sehingga berpotensi menjadi tempat penularan Covid-19.

Kudus saat ini masih berstatus zona merah penyebaran Covid-19. “ Pimpinan instansi pemerintah, BUMN/BUMD, lembaga pendidikan, pengusaha mengimbau para pegawai untuk tetap di rumah saja, pada akhir pekan ini,” katanya.

Meski ada pembatasan aktivitas warga, kegiatan sektor perekonomian seperti pasar, pabrik, maupun swalayan tetap boleh beroperasi. Warung-warung juga boleh buka, namun hanya untuk melayani pemesanan antar saja.

“Untuk pembatasan mall, pasar swalayan tetap berlaku. Kami berharap pemerintah desa mengotpimalkan peran jogo tonggo untuk pelaksanaan imbauan dua hari di rumah ini,” katanya.

Evaluasi Penanganan Covid-19

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan evaluasi penanganan Covid-19 di Kudus. Evaluasi tersebut menyangkut pelaksanaan PPKM mikro, penanganam di rumah sakit, tempat isolasi, dan pemulasaran jenazah pasien Covid-19.

Pangdam yang memimpin apel bersama Kapolda membentuk tim sesuai bidang masing-masing untuk melakukan pengarahan kepada para petugas. Rudianto mengapresiasi Pemkab Kudus yang sudah total menangani kasus Covid-19.

Dengan sinergitas TNI-Polri di tingkat provinsi, ia berharap penanganan lebih tepat sasaran sehingga menurunkan kasus Covid-19.

“Kami evaluasi mana-masa saja pos yang belum maksimal  seperti pelaksanaan PPKM mikro, penanganan di rumah sakit, dan pemulasaran jenazah. Kami mohon agar tokoh agama dan tokoh masyarakat memberikan contoh dan berpartisipasi aktif melaksanakan protokol kesehatan, terutama mengenakan masker,” katanya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: