warga pati karantina mandiri
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek pelaksanaan program Jogo Tonggo di Desa Kudur, Kecamatan Winong, Pati, yang terdapat banyak warga menjalani isolasi mandiri. (foto: suaramuria.com)

PATI, suaramuria.com – Jumlah warga Pati yang menjalani karantina mandiri di rumah yang terus meningkat membuat pemkab memberi perhatian khusus. Setidaknya sampai Rabu (16/6), sebanyak 2.022 warga Pati menjalani karantina mandiri di rumah.

Mereka tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Pati Kota, Margorejo, dan Winong. Untuk warga Pati Kota yang isolasi mandiri berjumlah lebih dari 500 orang. Sedangkan Margorejo sebanyak 139 orang dan Winong ada 110 orang.

“Bantuan harus diberikan kepada mereka yang karantina mandiri, sekaligus melakukan pengawasan ketat agar tidak keluar rumah. Pemerintah desa dan kecamatan harus lebih berperan memberi bantuan dan pengawasan,” ujar Bupati Haryanto.

BACA JUGA: Tes Acak Covid-19 di Pusat Perbelanjaan, Dua Orang Positif

Selain itu, ketua Satgas Penanganan Covid-19 Pati itu menekankan agar pemdes dan kecamatan menjalin komunikasi dan koordinasi intensif dengan berbagai pihak. Termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan rumah sakit.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Pati meminta program Jogo Tonggo berjalan efektif. Sinergi antara pemdes, bidan desa, Babinda, dan Bhabinkamtibmas juga harus ditingkatkan.

Bahkan, secara khusus Ganjar mengecek langsung program tersebut di Desa Kudur, Kecamatan Winong. Kunjungan tersebut merupakan rangkaian dari pengecekan penanganan Covid-19 di Pati, selain di RSUD RAA Soewondo dan tempat isolasi terpusat di Hotel Kencana.

Haryanto mengaku, sempat terjadi warga yang menjalani karantina mandiri terpaksa ke luar rumah. Itu lantaran kurang mendapat dukungan bantuan.

Kini, pihaknya melakukan pemantauan intensif. Bahkan, hampir setiap hari rapat koordinasi penanganan Covid-19 dilakukan dengan berbagai pihak secara bergantian.(srm)

Tinggalkan Balasan