estafet bendera merah putih
Rektor UMK Suparnyo dan Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma melepas rombongan estafet bendera merah putih BEM UMK, Senin (24/8). (foto : suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muria Kudus (UMK) melaksanakan kegiatan Estafet Bendera Merah Putih. Dalam perjalanan itu, mahasiswa juga membagikan masker kepada warga.

Warga yang tidak mengenakan masker menjadi sasaran pembagian masker tersebut. Aksi itu sekaligus menjadi bagian kampanye pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Rombongan bertolak dari kampus UMK menuju Perempatan Panjang. Rombongan kemudian berhenti untuk “nyekar” di Makam Taman Pahlawan di Kaliputu dan Makan Sosro Kartono.

Selanjutnya rombongan menuju ke Pendapa Kabupaten Kudus dan Markas Kodim 0722. Dari Kodim 0722 Kudus, rombongan melanjutkan perjalanan  ke Pertigaan Salam dan terakhir kembali ke kampus UMK. Personel estafet bendera berganti saat melewati titik-titik tersebut.

Peserta estafet Bella Aurelia Adelina mengaku bangga bisa mengikuti kegiatan ini, karena dari kegiatan ini bisa untuk mengingatkan tentang nasionalisme. Selain itu mengingatkan tentang jasa pahlawan yang sudah berjuang untuk meraih kemerdekaan. “Jadi kita harus mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan positif,” katanya usai melakukan estafet.

BACA JUGA : 50 Mahasiswa UMK Terima Beasiswa Bank Indonesia

Dengan kegiatan positif, tentunya bisa menangkal gerakan-gerakan yang justru merusak negara, karena aliran-aliran yang merongrong negara juga muncul. “Melalui kegiatan estafet bendera merah putih ini, kami ingin meneguhkan kembali semangat nasionalisme, terutama kami sebagai kaum millenial,” katanya.

Kemerdekaan

Ketua Panitia Estafet Bendera Merah Putih Gilar Bagus Pernama mengatakan, kegiatan ini memang dalam rangka peringatan hari kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia (RI). Pihaknya memilih dengan cara estafet karena untuk mengurangi gerobolan.

“Karena masa pandemi, kami tidak bisa melaksanakan dengan banyak orang,” jelasnya.

Kegiatan Estafet Bendera Merah Putih ini melibatkan sebanyak 58 orang. Tujuh orang bertugas pada setiap rombongan. Sehingga tidak terlalu banyak gerombolan, pelaksanaannya juga dengan protokol kesehatan yang ketat.

Dengan kegiatan tersebut, pihaknya ingin turut serta dalam meningkatkan jiwa nasionalsime dan patriotisme. Sehingga akan terus tumbuh pada kaum millenial, jangan sampai jiwa nasionalis meluntur, karena untuk meraih kemerdekaan banyak pahlawan yang sudah gugur.

“Kami juga membagikan masker kepada warga agar patuh menjalankan protokol kesehatan. Kami juga melakukan tabur bunga di makam pahlawan dan ada juga sarasehan usai estafet di kampus,” imbuhnya.

Rektor UMK Dr Suparnyo mengatakan, kegiatan estafet ini memang untuk memeriahkan hari kemerdekaan, mengingatkan jasa pahlawan dalam merebut kemerdekaan. “Kami tentu mendukung kegiatan seperti ini, karena sangat positif,” terangnya.

Suparnyo mengatakan, mahasiswa juga mampu menunjukkan kegiatan ini bisa terwujud dengan mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan tidak digelar secara kolosal seperti tahun sebelumnya karena masih dalam kondisi pandemi. Sehingga harus ada ide lain, akhirnya ide estafet yang muncul dengan sangat memperhatikan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya.

Pihaknya juga sangat berterimakasih kepada seluruh pijak yang mendukung, mulai dari Kapolres Kudus, Dandim Kudus, hingga Plt Bupati Kudus dalam menyukseskan acara. Apalagi setiap pos, mahasiswa juga mendapatkan motivasi, baik dari Plt Bupati Kudus yang diwakili Sekda maupun dari Dandim 0722 yang diwakili Kasdim. (SRM)

Tinggalkan Balasan