lomba foto mubarokfood
Lomba Foto (ilustrasi)

KUDUS, suaramuria.com –  Menandai 110 tahun Mubarkfood gelar lomba foto selfie untuk konsumen setianya. Uniknya, lomba foto mubarokfood ini bisa diikuti dari rumah, sekaligus mendukung imbauan physical distancing Pemerintah.

Untuk mengikuti lomba mubarokfood ini, peserta diwajibkan mengenakan masker. Manager Marketing Mubarokfood Cipta Delicia Muhammad Kirom mengatakan, Mubarokfood merupakan produsen makanan khas Kudus berupa jenang dan dodol. Tahun ini Mubarokfood merayakan ulang tahun yang ke 110 tahun.

Selain lomba foto Mubarokfood, Dalam rangka peringatan 110 tahun ini juga diluncurkan program berupa promo diskon. Promo Diskon ini berupa potongan 10 persen untuk setiap pembelian produk Mubarokfood mulai dari Jenang, Dodol, Coklat isi Jenang, dan Kurma Lapis Coklat. Program ini berlaku mulai 22 April 2020 sampai dengan 10 Mei 2020.

BACA JUGA : Loper Suara Merdeka Terima Bantuan Sembako

Pelayanan penjualan bisa dengan datang langsung ke showroom Mubarokfood, dengan COD ataupun melalui layanan pesan antar untuk wilayah Kudus Kota (free ongkir) dengan minimal pembelian Rp 100 ribu.

“Khusus untuk pengiriman di luar wilayah Kudus Kota ada syarat dan ketentuan berlaku. Untuk pembelian online melalui website Mubarokfood ataupun e-commerce juga berlaku promo diskon ini,” katanya, Jumat (24/4/2020).

Adapun waktu layanan pesan antar bisa dilakukan mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Untuk mengikuti lomba foto, lanjut Kirom, caranya cukup mudah. “Persyatan lomba bisa dilihat di instagram Mubarokfood, upload foto selfie dengan membawa produk Jenang Mubarok dan memakai masker di rumah,” katanya.

Batas pengiriman lomba foto Mubarokfood

Batas akhir pengiriman lomba foto yakni pada tanggal 10 Mei 2020 pukul 20.00 WIB. Pemenang akan mendapatkan hadiah uang tunai dan bingkisan dari Mubarokfood.

Direktur Mubarokfood, Muhammad Hilmy menuturkan, Program Diskon dan Event Lomba Foto ini untuk memeriahkan peringatan 110 tahun Mubarokfood di tengah pandemi Covid-19.

Lomba ini tetap bisa diikuti oleh masyarakat secara luas, dengan tetap mematuhi anjuran pemerintah untuk di rumah saja. “Meski beraktifitas di rumah saja, tapi kita harus tetap produktif dan tetap bisa memenuhi kebutuhan konsumen dalam kondisi saat ini,” katanya. (SRM)

Tinggalkan Balasan