tukang ojek colo
Perwakilan PR Sukun Kudus menyerahkan ratusan paket bantuan sembako dan masker untuk tukang ojek colo, Selasa (9/6). (foto : dok/suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com – Ratusan orang tukang ojek Colo di kawasan makam Sunan Muria di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus mendapat bantuan sembako dari Perusahaan Rokok (PR), Sukun Kudus, Selasa (9/6).

Mereka yang tergabung dalam Asosiasi Angkutan Sepeda Motor Muria (AASM) menjadi salah satu kelompok yang terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Kudus.

Muhammad Yusuf, salah seorang tukang ojek di kompleks makam Sunan Muria mengaku tak berpenghasilan selama empat bulan terakhir.

“Makam Sunan Muria ditutup sejak ada pandemi Covid-19. Empat bulan terakhir kami praktis tidak memiliki penghasilan tetap,” katanya.

BACA JUGA : Makam Sunan Muria Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Meski saat ini makam Sunan Muria kembali dibuka untuk peziarah lokal, tak lantas mendongkrak pendapatan para penarik ojek Colo. Pasalnya, angka kunjungan wisatawan juga masih rendah. Karena itu, mereka antusias saat PR Sukun membagikan paket sembako dan masker di Colo.

Corporate Secretary PR Sukun Deka Hendratmanto mengatakan, ada sebanyak 391 orang yang menerima bantuan tersebut. “Jumlah sembako yang kami berikan sebanyak 395 paket. Untuk masker yang kami serahkan sebanyak 800 buah,” katanya, Rabu (10/6).

Disebutkan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Sukun pada para tukang ojek Colo yang perekonomiannya lesu selama pandemi. Bantuan itu juga menjadi bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat di lingkungan di masyarakat.

Dengan bantuan tersebut, pihaknya berharap tukang ojek di kawasan wisata religi itu bisa sedikit teringankan bebannya.

Ia juga mendoakan agar masa uji coba operasional Makam Sunan Muria yang digelar mulai Senin – Minggu (8-14/6), membuat para tukang ojek Colo bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala. “Kami berharap penghasilan teman-teman tukang ojek Colo juga bisa kembali normal,” katanya. (SRM)

 

Tinggalkan Balasan