lomba senam
Anggota Sanggar Senam ARS mendapat hadiah usai penyelenggaraan kegiatan, Selasa (25/8) siang. (foto : suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com – Seratusan anggota Sanggar Senam ARS, Selasa (25/8) menggelar lomba senam memperingati HUT RI ke-75. Kegiatan dihelat di markas sanggar senam Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Menurut Ketua Sanggar Senam Riri Kristoyowati, kegiatan merupakan partisipasi anggotanya dalam memperingati kemerdekaan RI. Kegiatan yang diikuti anggota dari berbagai usia berjalan dengan lancar.

”Ini bentuk upaya kami memeriahkan peringatan kemerdekaan,” katanya.

Selain lomba senam, pihaknya memberikan edukasi berupa pentingnya menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan selama pandemi. Ia mengatakan, pemahaman ”emak-emak” terhadap pandemi sangat penting.

Pasalnya, sebagian besar mempunyai peran penting di lingkungan rumah tangganya. ”Mereka dapat memberi contoh bagi anggota keluarganya yang lain, khususnya anak-anak,” imbuhnya.

Sosok ibu sangat penting dalam menjalankan berbagai kegiatan rumah tangga. Pemahaman soal pandemi penting dalam mengantisipasi anggota keluarga dari terjangkitnya virus Corona.

Pelaksanaan lomba tersebut memperhatikan penerapan protokol kesehatan. Penyikapan tersebut perlu karena sebagai langkah antisipasi. Panitia penyelenggara berharap kegiatan berjalan dengan lancar dengan mengantisipasi berbagai kemungkinan penularan korona.

”Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Pada masa mendatang, tidak menutup kemungkinan sanggar senam ARS bakal kembali menggelar kegiatan serupa. Riri berharap pandemi segera berakhir sehingga kegiatan bisa lebih meriah lagi.

”Banyak keterbatasan dalam melaksanakan kegiatan pada saat ini karena masih dalam suasana pandemi Covid-19,” ujarnya.

Salah satu peserta, Sulasti (30), mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Selain dapat menyalurkan hobi selama masa pandemi, Sulasti juga senang karena bisa berkumpul dengan rekan-rekan lainnya.

Kegiatan senam tersebut juga penting untuk meningkatan kebugaran ibu-ibu. ”Tentu dengan tetap menerapkan prinsip protokol kesehatan,” ujarnya. (SRM)

Tinggalkan Balasan