puskesmas kaliwungu ditutup
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus dokter Andini Aridewi. (foto : suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com –  Semua layanan kesehatan di Puskesmas Kaliwungu ditutup oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kudus, setelah tiga orang tenaga kesehatan (nakes) terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, pelayanan kesehatan warga dialihkan ke Puskesmas terdekat, yakni Puskesmas Sidorekso dan Puskesmas Gribig.

“Termasuk untuk layanan kedaruratan kami libatkan rumah sakit. Puskesmas Kaliwungu sudah ditutup dua hari ini,” katanya, Senin (1/6).

BACA JUGA : Usai Lebaran, Kasus Baru Covid-19 di Kudus Melonjak

Disebutkan, semua nakes di Puskesmas tersebut kontak dengan pasien Covid-19. Tiga orang nakes di Puskesmas Kaliwungu telah terconfirmasi positif Covid-19. “Kami masih menunggu hasil swab nakes yang lain,” katanya.

Terkait kapan layanan di Puskesmas Kaliwungu dibuka kembali, Andini mengatakan, masih menunggu semua hasil PCR keluar semua. Dinkes akan mengatur kembali bentuk pelayanan di Puskesmas Kaliwungu.

Sehari sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus merilis empat kasus baru positif Covid-19. Satu penderita diperbolehan menjalani isolasi mandiri.

Total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kudus sebanyak 37 orang. Sementara warga luar daerah yang tercatat sedang atau pernah menjalani perawatan di Kudus mencapai 19 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak enam penderita masih menjalani perawatan. Dua penderita tercatat sebagai warga Kudus, empat orang penderita lainnya warga luar daerah.

Kudus Transmisi Lokal

Andini mengatakan, tiga penderita, dari empat kasus positif Covid-19 terakhir tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah. Ia membenarkan jika Kudus termasuk daerah yang masuk kategori transmisi lokal penularan virus Corona.

Itu artinya, warga bisa tertular virus Corona meski tidak bepergian keluar daerah atau ke daerah zona merah lainnya.

Dalam upaya pencegahan penularan, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memberlakukan jam malam yang dimulai dari pukul 21.00 – 06.00 WIB di kawasan perkotaan dan tempat keramaian.

Selain itu, telah terbentuk ratusan Satuan Tugas (Satgas) Jogo Tonggo dan Relawan Covid-19 yang tersebar di seluruh kecamatan di Kudus. Warga diimbau selalu mengenakan masker dalam beraktifitas di tempat kerja maupun di rumah. (SRM)

Tinggalkan Balasan