PT Bhumi Jati Power Gelar Pelatihan Menjahit
PT Bhumi Jati Power (BJP) memberikan pelatihan kepada 30 warga yang berada di ring satu. (foto : suaramuria.com)

JEPARA, suaramuria.com. – Sebanyak 30 warga yang berada di ring satu PLTU Tanjung Jati B Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara mengikuti pelatihan menjahit.

Peserta pelatihan yang digelar oleh PT Bhumi Jati Power (BJP) itu berasal dari Desa Tubanan dan Kaliaman Kecamatan Kembang, serta Desa Bondo Kecamatan Bagsri.

Manager CSR PT. BJP Ari Wibawa mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari corporate social responsibility (CSR) perusahaan.

BACA JUGA : Air PDAM dari Sungai Bungpis Tidak Layak Konsumsi

Pelatihan ini bertjuan untuk memberikan keterampilan menjahit kepada warga masyarakat. Sehingga dapat dijadikan bekal untuk berusaha atau bekerja di industri garmen dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan pelatihan ini bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Puna Kawan Kecamatan Kembang. Acara ini didukung oleh Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara melalui Balai Latihan Kerja Jepara sebagai pelaksana penyelenggaraan latihan keterampilan kerja.

”Pelatihan dilaksanakan dalam dua angkatan di balai desa Tubanan. Setiap peserta memperoleh 200 jam pelatihan yang setara dengan 20 hari pelatihan,” terangnya, Selasa (14/1/2020)

Selain kegiatan pelatihan, peserta juga mengikuti seminar motivasi kewirausahaan. Seminar dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan penutupan pelatihan menjahit Tahap I dan Pembukaan pelatihan menjahit Tahap II. Seminar ini mendatangkan narasumber dari praktisi sekaligus motivator kewirausahaan Dian Sekar Sariutami.

Ari Wibawa menambahkan, untuk menjadi ahli di suatu bidang diperlukan latihan 10.000 jam atau setara dengan 8 tahun. Sehingga diharapkan peserta setelah selesai pelatihan dapat terus mengembangkan ketrampilan untuk mencapai kesuksesan.

Apresiasi Warga

Ketua PKBM Puna Kawan Bapak Nuryadi berterima kasih atas kepercayaan PT BJP untuk menyelenggarakan kegiatan pelatihan ini.

Warga juga mengapresiasi Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara yang telah memberikan fasilitas berupa peralatan serta narasumber sehingga kegiatan pelatihan berjalan lancar.

Kepala Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara Eriza Rudi Yulianto mengharapkan agar kegiatan ini dapat diikuti dengan sungguh-sungguh, sehingga materi kompetensi menjahit dapat terserap dengan sebaik-baiknya.

”Mohon pelatihan ini diikuti dengan sungguh-sungguh, tidak sekedar sertifikat, tetapi keterampilanlah yang kita perlukan untuk bekal dalam meningkatkan kualitas diri,” pesannya. (SRM)

Tinggalkan Balasan