PATI, suaramuria.comPolres Pati sosialisasikan PPKM dengan cara yang humanis. Alih-alih melakukan tindakan represif, sejumlah perwira Polres Pati memilih menggunakan kegiatan bakti sosial sebagai medianya.

Langkah itu dilakukan dengan membagikan beras ke sejumlah pedagang kaki lima (PKL). Dari Kapolres Pati AKBP Cristian Tobing, Wakapolres Kompol Sumiarta, Kabagsumda Kompol R Sulistyaningrum, serta Kasubaghumas Iptu Sukarno mendatangi satu persatu PKL yang ada di jalan A Yani serta sekitar Stadion Joyokusumo Pati.

Para pedagang yang semula sempat kaget akhirnya berganti bahagia lantaran polisi itu justru memberikan bantuan kebutuhan pokok.

BACA JUGA : Karaoke Wajib Tutup Selama PPKM Darurat

Disela baksos itu, petugas juga menyampaikan sejumlah aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Seperti tidak berjualan diatas pukul 20.00 maupun tidak melayani makan di tempat.

Bagi Tejo, seorang penjual bakso kojek, langkah sosialisasi itu dirasakannya justru lebih mengena. Dia pun mengaku siap mengikuti penerapan aturan PPKM secara sukarela. Diantaranya tak berjualan diatas pukul 20.00.

“Awalnya memang kaget didatangi petugas, rupanya mereka justru membantu kami.Alhamdulillah tidak kepikiran untuk beli beras lagi. Soal aturan tentu kami siap mendukung,”ujarnya.

Ringankan Beban

Sementara itu Kapolres Pati AKBP Christian Tobing melalui Kasatbinmas Polres Pati AKP Eko Pujiono menyebut bahwa bakti sosial ini merupakan salah satu upaya untuk meringankan beban pada warga pemilik usaha / pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak langsung oleh pandemi maupun pelaksanaan PPKM darurat yaitu diantaranya pembatasan jam malam.

“Dengan cara yang humanis dan santun kami imbau lalu kami beri bantuan beras pada para warga yang berjualan makanan tersebut,”ujarnya.

Pihaknya pun berharap agar masyarakat bersabar dan memahami situasi dan kondisi saat ini.Diharapkan setelah PPKM darurat kondisi bisa semakin membaik sehingga perekonomian masyarakat juga bisa kembali pulih.

Dia pun tetap mewanti-wanti masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Bantuan yang kami bagikan pada hari ini kurang lebih ada 50 an paket. Sasarannya adalah para pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Ahmad Yani serta sekitaran Stadion Joyo Kusumo”, jelasnya.

Pihaknya menegaskan bahwa bantuan tersebut akan dilakukan secara rutin dan masif khusus pada masyarakat yang benar – benar terdampak pandemi seperti warga yang kehilangan pekerjaan maupun mereka yang sedang kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan.(srm)

Tinggalkan Balasan