polres kudus tindak tegas
Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi menyerahkan bantuan untuk rumah sakit rujukan Covid-19, Jumat (17/4/2020). (foto : suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com – Polres Kudus siap menindak tegas provokator penolak jenazah pasien Corona yang hendak dikebumikan.

Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi mengatakan, mereka yang menolak pemakaman jenazah PDP bisa dijerat dengan pasal 212 dan 214 KUHP serta UU Nomor 4/1984 tentang Penangulangan Wabah.

Meski begitu, Catur berharap kasus penolakan jenazah yang ramai di sejumlah daerah tidak terjadi di Kabupaten Kudus. “Beberapa waktu lalu memang sempat ada di Kudus, namun itu karena kesalahpahaman saja. Sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya.

BACA JUGA : HDCI Karesidenan Pati Kirim Ratusan APD

Ditemui usai penyerahan bantuan untuk dua rumah sakit di Kudus di Mapolres Kudus, Jumat (17/4/2020), Catur menegaskan Kepolisian siap memberikan dukungan penuh untuk tim medis. Menurut dia, tim medis sudah bekerja keras melakukan penanganan pandemi Covid-19.

Sebagai bentuk dukungan, Polres Kudus memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan multivitamin untuk tim medis di dua rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus. Dua RS tersebut yakni RSU Loekmono Hadi Kudus dan RS Mardi Rahayu.

Catur mengatakan, bantuan yang diberikan berupa baju APD coverall, hand sanitizer, face shield, kacamata google, dan masker. Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan berupa madu dan roti untuk penambah stamina dan imun para tenaga medis.

“Semoga bantuan ini bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh tenaga medis yang sudah bekerja keras,” katanya.

Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus dokter Aziz Achyar mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan perlengkapan tim medis yang disumbangkan tersebut sangat berarti bagi tenaga medis.

“Barang-barang ini memang kebutuhan yang sangat vital. Karena itu kami berterimakasih atas bantuan ini,” katanya.

Tim medis di RSU sempat shock dengan kabar puluhan tenaga medis di RS Kariadi Semarang yang terpapar virus Corona. Semoga dengan dukungan masyarakat dan bantuan yang terus mengalir, bisa menguatkan tim medis. (SRM)

Tinggalkan Balasan