- Advertisement -spot_img
29.9 C
Kudus
Rabu, 19 Januari 2022
BerandaKudusPolisi Gerebek Pabrik Miras di Kudus

Polisi Gerebek Pabrik Miras di Kudus

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.comPolres Kudus menggerebek pabrik miras di Kudus. Gudang pabrik itu menjadi tempat pembuatan minuman keras (miras) dan menjualnya ke konsumen.

Polisi menyita Atas puluhan botol miras dari sebuah gudang di Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Aparat juga menyita bahan baku dari pabrik miras di Kudus itu.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma melalui Kasatreskrim Polres Kudus AKP Agustinus David mengatakan, pelaku MK (49) warga Kecamatan Kaliwungu Kudus turur diamankan. “Pelaku kami amankan saat penggerebekan di gudangnya. Saat itu ia sedang memproduksi miras jenis arak,” katanya, Jumat (3/12).

BACA JUGA : Berhasil Ungkap Kejahatan, 8 Anggota Polres Kudus Ini Dapat Penghargaan

Ia menambahkan penggrebekan di pabrik miras di Kudus itu sejumlah barang bukti berhasil diamankan meliputi sembilan kardus miras putihan yang sudah jadi yang tiap kardus berisi 12 botol dengan ukuran 1,5 liter. Sehingga total 108 botol atau setara 162 liter.

“Adapula setengah karung sak berisi campuran ragi yang digunakan bahan pembuat miras. Kemudian termometer untuk mengukur kadar alkohol dan enam buah drum yang berisi bahan fermentasi,” kata AKP Agustinus David.

Aksi pelaku itu diketahui ketika salah satu personel kepolisian mendapati informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang memproduksi miras.

“Dari informasi itu anggota Satreskrim Polres Kudus kemudian melaksanakan penyelidikan atas informasi tersebut hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti,” terangnya.

Usai penangkapan itu, pelaku dan barang bukti dibawa kantor untuk proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya itu pelaku disangkakan pasal 204 ayat (1) KUHPidana atau Pasal 142 UU No.18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Termasuk tindak pidana bagi siapapun yang menjual, menawarkan, menyerahkan atau membagi-bagikan barang yang diketahuinya membahayakan kesehatan orang sedangkan sifat berbahaya itu tidak diberitahukannya atau Pelaku Usaha Pangan yang dengan sengaja tidak memiliki izin edar terhadap setiap Pangan Olahan yang dibuat dalam negeri atau diimpor untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran,” katanya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here