- Advertisement -spot_img
22.9 C
Kudus
Minggu, 25 Juli 2021
BerandaKudusSore Ini, PKL Pekojan Mulai Berjualan di Area City Walk

Sore Ini, PKL Pekojan Mulai Berjualan di Area City Walk

- Advertisement -spot_img

KUDUS, suaramuria.comPemkab Kudus memberikan lampu hijau bagi pedagang kaki lima (PKL) Pekojan kembali berjualan di Jalan Sunan Kudus yang kini sudah berubah menjadi City Walk. Para PKL akan kembali berjualan di lokasi itu mulai, Jumat (26/3) sore.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo berharap perekonomian para PKL kembali bergeliat dengan kembalinya mereka berdagang di kawasan City Walk.

Hartopo menegaskan pentingnya menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. “Prokes harus diutamakan, jangan sampai muncul klaster baru lagi, mengingat tren Covid-19 di Kabupaten Kudus saat ini cenderung turun,” katanya.

BACA JUGA : Tempati City Walk, Hartopo Harap Ekonomi PKL Kembali Bergeliat

Kepastian PKL kembali berjualan di pinggir Jalan Sunan Kudus ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti pada konferensi pers, Jumat (26/3) pagi. Hadir pada kegiatan itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kudus Kholid Seif dan Ketua Paguyuban PKL Pekojan Mundloha.

pkl pekojan
Para PKL Pekojan mulai menata tenda untuk berjualan di area City Walk Jalan Sunan Kudus, Jumat (26/3) sore. (foto : suaramerdeka.com)

Keputusan ini diambil setelah sebelumnya digelar simulasi penataan PKL di City Walk, sepekan terakhir. Sudiharti mewanti-wanti para PKL untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan area City Walk.

“Karena City Walk sudah dibangun bagus, jangan sampai nanti ada sampah-sampah atau kotoran yang menempel di area City Walk. Pembuangan makanan sisa juga harus diatur. Jangan sampai dibuang ke got dan menutupi saluran got di area City Walk,” katanya.

Sudiharti menambahkan, Pemkab Kudus tak segan memberi sanksi kepada PKL yang tidak menjaga kebersihan lokasi berjualannya. “Jangan kaget kalau nanti ada yang dicabut izin berjualannya jika ketahauan tidak menjaga kebersihan lokasinya,” katanya.

Evaluasi Simulasi

Simulasi penataan PKL sepekan terakhir, lanjut Sudiharti, telah berjalan. Ia mengakui ada satu dua orang pemilik toko yang semula keberatan jika PKL kembali berjualan di tempat itu. Mereka khawatir tenda PKL menutup akses jalan menuju toko.

“Persoalan ini sudah diselesaikan baik-baik. Tenda PKL tidak akan menutup akses jalan toko di sepanjang jalan City Walk,” katanya.

pkl pekojan
Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat mengecek areal City Walk Jalan Sunan Kudus untuk tempat berdagang PKL Pekojan, beberapa waktu lalu. (foto : suaramuria.com/dok)

Pemkab Kudus telah menyalurkan sebanyak 60 tenda PKL yang digunakan oleh PKL Pekojan. Selain itu, ada kuota sebanyak 60 tenda kecil untuk PKL souvenir yang boleh berjualan pada siang hari.

Untuk PKL souvenir, sudah ada 45 orang pedagang yang mendaftarkan diri. “Masih ada 15 kuota yang tersisa, silakan jika berminat segera mendaftar. Syaratnya harus warga ber-KTP Kudus dan benar-benar berjualan,” katanya.

“Kami tetap akan melakukan pemantauan di lokasi. Kami akan mengantisipasi potensi munculnya kerumunan, terutama di titik ikon City Walk. Jika memang nanti muncul keramaian, lampu di ikon City Walk akan dipadamkan,” katanya.

Dampak Positif

Ketua Paguyuban PKL Pekojan Mundloha berharap kembalinya PKL ke area City Walk bisa memulihkan perekonomian para PKL. Ia juga yakin keberadaan PKL itu membawa dampak positif bagi pengunjung toko di sepanjang jalan itu.

“Harapannya tentu tidak hanya kami saja yang laku, tetapi pertokoan di sepanjang City Walk juga ramai pembeli,” katanya.

Mundloha menambahan, para PKL berkomitmen menjaga kebersihan dan kenyamanan di kawasan itu. Sampah dari PKL akan dipilah. “Sesuai arahan dari Dinas Perdagangan, sampah berupa air boleh dibuang langsung ke got, untuk sisa makanan padat akan dikumpulkan dan dibuang oleh petugas,” katanya.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kudus Kholid Seif menambahkan, pemulihan ekonomi menjadi fokus Pemkab Kudus selama pandemi Covid-19 saat ini.

“Penataan PKL City Walk sudah memalui tahapan panjang mulai pendataan, simulasi, hingga mulai berjualan malam ini. Kami berharap kondisi tetap kondusif, protokol kesehatan dijalankan secara ketat,” katanya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: