plt kepala dkk
Plt Bupati Kudus Hartopo. (foto/dok : suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com – Kursi kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus kosong setelah Djoko Dwi Putranto pensiun sebagai ASN. Plt Bupati Kudus Hartopo menunjuk Direkrut RSU dr Loekmonohadi Kudus dokter Abdul Azis Achyar sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala DKK Kudus.

Hartopo mengatakan, kursi kepala DKK memang paling pas jika dijabat oleh seorang dokter. “Kami minta dokter yang menjabat sebagai Plt kepala DKK. Karena di Puskesmas banyak dokter, sehingga jika kepala DKK dijabat seorang dokter komunikasinya akan semakin efektif,” katanya, senin (31/8).

BACA JUGA : Aktivis APEC19 Geruduk Dinkes Kecewa Penanganan Covid-19

Djoko Dwi Putranto memasuki masa purna tugas per 1 September 2020. Plt Bupati Kudus Hartopo telah menyerahkan surat keputusan (SK) pensiun kepada Kepala DKK Djoko Dwi Putranto, Senin pagi.

Sebagai gantinya, Hartopo menunjuk Direktur RSU dr Loekmonohadi dokter Abdul Azis Achyar sebagai Plt kepala DKK Kudus. Hartopo menambahkan, Plt kepala DKK dminta memperbaiki struktural yang kurang efektif. Tupoksi Puskemas, lanjut Hartopo, perlu lebih diefektifkan.

“Tupoksi Puskesmas harus diefetifkan lagi yang kemarin tersendat-sendat dan kurang bagus. Contohnya kerjasama dengan Pesantren dalam kaitannya penanggulangan Covid-19 di lingkungan pesantren,” katanya.

Hartopo menambahkan, penanganan Covid-19 perlu ditingkatkan lagi mengingat jumlah penderita yang terus meningkat. Meski Satgas Penanggulangan Covid-19 Pusat menyebut Kudus sebagai salah satu daerah zona merah, Hartopo menegaskan jika Kudus masih berada di zona oranye.

Penanganan Covid-19

Sebelumnya, penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Aktivis Aliansi Peduli Covid-19 (APEC-19) menggelar aksi di Alun-alun dan longmarch hingga kantor DKK Kudus.

Pada aksi itu aktivis menyoroti kinerja DKK yang lamban. Salah satu indikasinya yakni penanganan jenazah pasien Covid-19.

Aktivis menilai DKK lepas tangan dan membiarkan tim relawan dalam pemulasaran dan pemakaman jenazah Covid-19. Selain itu, transparansi anggaran Covid-19 pun disebut kurang transparan.

Terpisah, Direktur RSU dr Loekmonohadi Kudus dokter Abdul Azis Achyar membenarkan telah ditunjuk menjadi Plt Kepala DKK Kudus. Azis mengatakan masih butuh orientasi pada tugas barunya itu di lingkungan DKK. “Orientasi dulu, sambil belajar,” kata Azis singkat. (SRM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here