Joko Widodo - Ma'ruf Amin

PRESIDEN dan Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin, Minggu (20/10/2019) siang, dilantik. Pelantikan digelar pada sidang paripurna MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Ucapan selamat banyak disampaikan oleh warga mulai warga biasa hingga tokoh negara, santri hingga ulama. Dunia maya 24 jam terakhir riuh. Banyak ucapan selamat, tapi tak sedikit juga unggahan bernada sinis atau nyinyir.

Terlepas dari semua “kebisingan” di media sosial itu, pesan ulama sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin Rembang Mustofa Bisri (Gus Mus) patut direnungi. Gus Mus tak lupa menggunggah pesan yang ditulisnya di akun pribadi media sosial miliknya.

Hingga pukul 15.00 WIB Minggu (20/10/2019), unggahan pada akun instagram @s.kakung disukai sebanyak 44.615 netizen, sebanyak 1.502 orang meninggalkan jejak komentar. Pada akun facebook Ahmad Mustofa Bisri, pesan Gus Mus tersebut disukai sebanyak 10.960 netizen, dan menuai 951 komentar, serta dibagikan sebanyak 3.214 kali.

Di twitter, pesan Gus Mus telah di-retweet ebanyak 833 kali, disukai sebanyak 3.135 kali dan menuai sebanyak 45 komentar.

Lantas, apa pesan Gus Mus untuk Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin? Berikut pesan selengkapnya :

Kepada yang terhormat dan saya hormati: Bapak Joko Widodo dan Bapak Ma’ruf Amin.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pertama-tama, perkenankanlah saya ikut menyampaikan Selamat atas pelantikan Bapak berdua sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. 2019-2024. Semoga selamat melaksanakan amanat dan tanggung jawab menyejahterakan rakyat –baik yang mendukung Bapak berdua atau tidak. 


Secara lahiriah rakyat yang memilih, tapi secara hakikat Allahlah yang memilih dan menjadikan Bapak berdua menjadi Presiden dan Wakil Presiden negeri tercinta ini. Maka tanggungjawab Bapak berdua sungguh berat namun mulia: tanggung jawab terhadap Allah dan rakyat.

Pimpinlah kami rakyat Indonesia dengan  cinta dan belas kasih seraya senantiasa mengingat dan memohon pertolongan Allah. Tantangan seberat apa pun, akan terasa ringan bersama Allah dan pertolonganNya.


Dalam memilih pembantu, pilihlah pembantu yang membantu, bukan yang mengganggu kerja. Pilihlah mereka yang mempunyai komitmen keindonesiaan dan bisa dan mau bekerja tulus untuk Indonesia dan rakyat Indonesia.

Jangan memilih mereka yang menawarkan diri membantu Bapak berdua kecuali mereka yang memang memahami hajat hidup rakyat Indonesia dan mempunyai kemampuan bekerja menjalankan tugas mereka.


Dengan memohon maaf sebesar-besarnya atas kelancangan saya ini, saya ikut mendoakan semoga Allah selalu menolong Bapak berdua dalam berkhidmah kepada Bangsa dan Negara. WaffaqakumuLläh ilã mã fiihi khairu ummah.
Salam takzim saya.


a. mustofa bisri

Mohon kepada saudara-saudariku yang punya akses kepada Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin, sudi menyampaikan surat singkatku ini.

Terima kasih.

Tinggalkan Balasan