seleksi pemain lokal
Sejumlah pemain muda mengikuti seleksi yang digelar oleh Persiku Kudus. (foto/dok humas persiku)

KUDUS, suaramuria.com – Manajer dan pelatih Persiku Kudus memperpanjang seleksi pemain lokal menyusul tingginya animo peserta. Seleksi pemain terpaksa molor dari jadwal dua hari menjadi tiga hari.

Manajer Persiku Kudus Sunarto mengatakan, pihaknya terpaksa memperpanjang tahapan seleksi karena tingginya animo talenta muda Kota Kretek.

“Pada seleksi hari pertama ada sekitar 80 lebih pelamar skuad Macan Muria. Kami akhirnya memutuskan untuk memperpanjang seleksi ini,” katanya, Kamis (20/8).

BACA JUGA : Seleksi Pemain Persiku Digelar Tertutup Tanpa Penonton

Perpanjangan waktu seleksi ini murni untuk melihat secara detail kemampuan setiap calon pemain. Jajaran tim pelatih butuh waktu lebih panjang untuk mencermati setiap skill pemain yang ikut seleksi.

Para pemain muda lokal Kudus mengikuti seleksi sejak Rabu sore. Peserta seleksi berasal dari talenta muda Sekolah Sepak bola (SSB) binaan Askab PSSI Kudus.

Sebayak 13 klub SSB divisi satu masing-masing merekomendasikan pemain maksimal sebanyak lima orang. Sementara sebanyak 16 klub SSB divisi dua, merekomendasikan masing-masing sebanyak tiga orang pemain andalannya.

Sunarto berharap Persiku Kudus mendapatkan pemain-pemain lokal yang berkualitas. “Kami ingin mendapatkan pemain yang profesional dengan cara yang profesional juga,” katanya.

Segi Kualitas

Ia yakin akan ada banyak pemain lokal yang lolos seleksi. Terlebih dari segi kualitas, pemain lokal Kudus juga cukup banyak yang mumpuni.

“Semua pemain pemain akan mengikuti seleksi dengan profesional. Kami menegaskan tidak ada pemain titipan agar lolos seleksi. Semua murni skill para pemain,” katanya.

Sunarto menambahkan, perpanjangan waktu seleksi ini pun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Semua calon pemain wajib mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

“Pemain wajib mencuci tangan hingga memakai masker, mereka juga menjalani pengecekan suhu tubuhnya sebelum masuk ke lapangan,” katanya.

Asisten Pelatih Persiku Kudus Widhoro mengatakan, tim pelatih melihat sejumlah kriteria  pemain, sesuai dengan posisi bermainnya. “Jika pemain menempati posisi bek misalnya, tentu kami melihat sejauh mana kemampuan dia bermain bertahan, kerjasama tim, hingga skil individunya,” katanya.

Persiku Kudus menggelar seleksi pemain lokal setelah mengantongi izin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Seleksi tahap pertama ini untuk mencari atlet lokal untuk memperkuat Persiku Kudus. (SRM)

Tinggalkan Balasan