23.8 C
Kudus
Kamis, 9 Februari 2023
BerandaKudusPeras Sopir Angkot Wisata, Polisi Bekuk Preman Menara Kudus

Peras Sopir Angkot Wisata, Polisi Bekuk Preman Menara Kudus

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Aparat Polisi Polres Kudus membekuk seorang preman yang dilaporkan kerap melakukan tindak pemerasan di kawasan Menara Kudus. Preman Menara Kudus berinisial MA merupakan waga Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama melalui Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Danang Sri Wiratno mengatakan, aksi pelaku terjadi pada 26 Maret 2022 sekitar pukul 10.00 WIB.

Pelaku melakukan pemerasan di selatan perempatan Menara, turut jalan Kyai Telingsing, Desa Janggalan, Kecamatan Kota.

BACA JUGA : Ojek Wisata Keberatan Revitalisasi Taman Menara Gusur Pangkalan Ojek

AKP Danang menambahkan, dugaan pemerasan ini bermula saat sopir angkutan desa menaikan penumpang yakni peziarah Makam Sunan Kudus menuju ke Terminal Bakalan Krapyak. Tiba-tiba pelaku mendekati mobil angkuran tersebut.

Kondisi mobil saat itu sudah terisi penumpang penuh. MA tiba-tiba mencoba mencabut kunci sopir tersebut dengan disertai ancaman.

“Pelaku mengancam sopir agar tidak usai beroperasi dulu karena saat itu sedang jatahnya ojek,” katanya.

Pelaku juga memaksa seluruh penumpang di dalam angkot turun. Ia meminta para penumpang beralih ke ojek wisata. Sementara sopir tidak boleh menaikan oleh tersangka. Aksi tersebut juga diketehui oleh sesama sopir angkot.

“Kurang lebih 50 orang juga mengalami bentuk pengancaman yang dilakukan tersangka dan kawan-kawan. Bentuk ancama itu adalah melarang untuk mengangkut penumpang, jika tidak mengikuti kemampuannya sopir akan diludahi oleh tersangka,” tambahnya.

Selain itu, tersangka juga memeras sopir dengan membayarkan uang sebesar Rp 20 ribu. Tarikan itu diminta setiap kali selesai mengahantarkan penumpang ke Terminal Bakalan Krapyak. Tarikan itu dibebankan kepada kurang lebih 20 armada angkot yang mangkal di jalan Kyai Telingsing.

Sopir Ketakutan

Akibat kejadian itu, sebanyak 50 sopir merasa ketakutan menaikan penumpang di sekitar lokasi kejadian. Karena setiap harinya mengalami tindakan pemerasan oleh pelaku.

Pada Kamis (10/11), kata AKP Danang, Satreskrim Polres Kudus melaksanakan penyelidikan lebih lanjut kasus tersebut.

Pada pukul 09.00 Wib Tim Opsnal melaksanakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap tersangka saat melancarkan aksinya di jalan Kyai Telingsing.

”Kami berhasil mengamankan barang bukti (OTT) uang total Rp 55 ribu (Satu lembar uang Rp 5 ribu, dua lembar Rp 20 ribu, dan satu lembar Rp 10 ribu, Red),” katanya.

Tersangka saat itu tidak melakukan perlawanan ketika diringkus oleh polisi. Tersangka terancam dikenakanan sanksi pidana dengan ancaman sembilan tahun penjara. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini