- Advertisement -spot_img
30 C
Kudus
Rabu, 18 Mei 2022
BerandaKudusPenting untuk Tangkal Varian Baru Covid-19, DPRD Minta Vaksin Booster Diperluas

Penting untuk Tangkal Varian Baru Covid-19, DPRD Minta Vaksin Booster Diperluas

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Mulai dicanangkannya pemberian vaksin Covid-19 dosis lanjutan (booster) direspons positif DPRD Kudus. Sekretaris Komisi D DPRD Kudus Muhtamat berharap cakupan vaksin booster dosis ketiga ini bisa terus diperluas untuk masyarakat umum.

Muhtamat yang juga Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kudus ini menambahkan, mengingat terus bermunclannya varian baru Covid-19, semua orang menjadi rentan tertular virus ini. Karena itu, vaksinasi booster perlu diberikan seluas-luasnya.

“Masyarakat juga tak perlu khawatir dampak vaksinasi dosis ketiga ini. Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) diminta juga untuk mensosialisasikan vaksinasi booster agar warga tak takut menjalaninya.

BACA JUGA : Jatah Vaksin Hampir Kedaluwarsa, Bupati Minta Camat Gas Pol Vaksinasi

Muhtamat sendiri telah mengikuti vaksinasi booster di Balai Desa Ngembalrejo Jumat (21/1) pagi. Muhtamat mendapatkan suntikan vaksin jenis Pfizer. Pemberian vaksin ini bersamaan dengan pencananngan vaksinas dosis lanjutan untuk kelompok rentan di Kabupaten Kudus.

Setelah menjalani vaksinasi booster, Muhtamat mengungkapkan jika saat vaksin disuntikkan tidak begitu terasa reaksinya. Untuk itu pihaknya meminta masyarakat jangan khawatir ketika mengikuti vaksinasi tahap ketiga.

“Saya harapkan masyrakat jangan takut, terutama lansia. Karena sebelum divaksin dilakukan skrining terlebih dahulu,” katanya.

Muhtamat menambahkan, ketika sudah disuntikkan vaksin, imunitas tubuh akan meningkat. Upaya penguatan imun ini sangatlah penting. Terlebih lagi tengah masuk dan varian Omicron di Indonesia.

Ia meminta Tim DKK Kudus melakukan edukasi ke masyarakat. Dengan begitu kondisi psikologis masyarakat tidak takut akan disuntikkan booster.

“Maka perlu adanya edukasi, tim harus turun ke mayarakat melakukan sosialisasi. Seiring dengan itu psikologis mereka tidak takut,” katanya.

Sementara itu, Plh Kepala DKK Kudus dokter Andini Aridewi menyatakan ketersedian vaksin untuk booster yang telah dikirimkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebanyak 9.300 dosis.

Jumlah ini menyesuaikan kebutuhan lansia yang siap disuntikkan booster.

vaksin booster
Sekretaris Komisi D DPRD Kudus Muhtamat menghadiri pencanangan vaksin booster di Balai Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jumat (21/1). (foto : suaramuria.com)

Warga Lansia

Andini menyebut, kebijakan dari pemerintah pusat booster diutamakan dan diprioritaskan kepada warga lansia. Sekaligus masyarakat yang dianggap rentan tertular virus Covid-19.

“Alhamudillah antusias lansia bagus mengikuti bosster. Ini sudah disosialisasikan dari puskesmas, kepala desa hingga camat setempat,” jelasnya.

Sementara lansia sudah menjalani vaksinasi lengkap semenjak enam bulan lalu. DKK Kudus menerima jenis vaksin bosster diantaranya, AstraZeneca, Moderna, dan Pfizer.

Meski telah divaksin, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini