- Advertisement -spot_img
23.9 C
Kudus
Senin, 25 Oktober 2021
BerandaRembangPemkab Rembang Salurkan Puluhan Alsintan Untuk Kelompok Tani

Pemkab Rembang Salurkan Puluhan Alsintan Untuk Kelompok Tani

- Advertisement -spot_img

REMBANG, suaramuria.comPemkab Rembang menyerahkan puluhan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok petani, Senin (22/3). Bantuan berupa 22 kendaraan roda tiga, mesin pemipil jagung roda 2 3 unit,pemipil jagung roda 3 5 unit dan 3 unit mesin pencacah rumput atau cooper tersebut dapat membantu petani untuk mengurangi biaya operasional.

Selain mesin pertanian , Pemkab juga menyalurkan bantuan dua jenis bibit tanaman pangan. Diantaranya 5000 kg bibit kacang hijau untuk 200 hektar dan 7875 kg bibit padi untuk 315 hektar.

Bupati Rembang H.Abdul Hafidz usai mencoba bantuan mesin pemilih jagung roda tiga mengatakan pemkab terus berupaya modernisasi pertanian terus diterapkan semua petani. Untuk itu bantuan Alsintan secara bertahap terus dilakukan.

Bupati juga menegaskan bantuan tersebut harus dimanfaatkan untuk kelompok bukan perseorangan.

“Semoga penyaluran ini tepat pada waktunya. Bantuan ini untuk dimanfaatkan kelompok bukan perseorangan. Sehingga kelompok bisa merasakan manfaatnya semua. Bantuan juga harus di kelola secara profesional. Sehingga nanti ada biaya yang dikeluarkan untuk kelompok untuk ongkos oprasional dan perawatan, ” tegasnya.

Mendampingi

Kepala Dinas Pertanian Agus Iwan Haswanto menjelaskan pemerintah harus mendampingi petani agar mampu memanfaatkan sumberdaya secara optimal dan meningkatkan efisiensi usaha pertanian. Sehingga petani mampu bersaing dalam harga pasar.

“Melalui bantuan mekanisasi pertanian baik pra maupun pasca panen dapat membantu memanfaatkan waktu tanam. Karena terbatasnya ketersediaan air, bantuan ini bisa mengurangi tenaga kerja dan menjaga kualitas hasil panen. Serta memanfaatkan limbah pertanian untuk pakan ternak. Sehingga budidayanya akan memberikan hasil sepadan,” jelas dia.

Eko Hadi mewakili Kelompok tani ternak Subur Desa Meteseh Kecamatan Kaliori mengaku bersyukur mendapatkan bantuan mesin pencacah rumput yang bisa digunakannya untuk menggiling limbah pertanian menjadi butiran kecil.

“Yang dicacah biasanya janggel, bonggol ketela, nanti keluarannya kecil- kecil yang nanti difermentasi untuk pakan ternak. Limbah- limbah ini biasanya terbuang, dibakar , kalau pakai ini untuk limbah sudah bisa dimanfaatkan, ” ungkapnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here