pembelajaran tatap muka
Dua orang guru SMK N 1 Pati tampak mencuci tangan di tempat yang telah di sediakan untuk menyambut pembelajaran tatap muka (PTM) di masa pandemi ini. (foto : suaramuria.com)

PATI, suaramuria.com – Pembelajaran tatap muka dipastikan kembali ditunda meskipun Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Riset Nadiem Makariem mengeluarkan sinyal pembelajaran tatap muka bakal digelar pada Juli.

Pemerintah daerah menyebut tak ingin terburu-buru dalam membuat kebijakan tersebut.

Pemerintah kini telah menunda terkait uji coba pembelajaran tatap muka di seluruh tingkatan di Kabupaten Pati. Hal itu dilakukan setelah melihat perkembangan kondisi Covid-19 yang ada di Kabupaten Pati akhir-akhir ini.

BACA JUGA : Mahasiswa UMK Terima Pendanaan Program Kreatifitas Rp 287 Juta

Bupati Pati Haryanto menyebut, penundaan itu semata-mata mempertimbangkan kondisi yang ada. Dia memastikan akan kembali melakukan peninjauan bilamana kondisi telah normal kembali. Bupati juga memastikan akan memberi kesempatan bilamana dirasa sudah cukup aman.

“Nanti akan kami tinjau kembali, dan rapatkan kembali,”terangnya.

Pemerintah Kabupaten Pati tidak mau ambil resiko, terkait dengan PTM di sekolah-sekolah. Untuk mencegah dan melindungi peserta didik dari paparan Covid-19, rencana PTM di awal Juli mendatang akan ditunda lebih dulu.

“Terlebih tak hanya orang dewasa, anak belasan tahun pun sudah ada yang terpapar Covid-19 dan menjadi korban,”tegasnya.

Hal senada pun diungkapkan oleh Kepala Cabang Dinas Wilayah III Jawa Tengah, Sunoto. Dia mengatakan saat ini pihaknya akan menunggu surat edaran maupun nota dinas provinsi Jawa Tengah terlebih dahulu.

“Hal ini karena situasi dan kondisinya memang belum kondusif. Belum ada rapat koordinasi lebih lanjut,”terangnya.

Meski begitu pihaknya meminta sekolah untuk tetap mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang terlebih dahulu. Terutama dalam penerapan protokol kesehatan yang ekstra ketat di tiap sekolah.

“Kami juga meminta tiap sekolah memiliki standar operasional (SOP). Sehingga siap bilamana akan diterapkan,”terangnya.(srm)

Tinggalkan Balasan