- Advertisement -spot_img
26.9 C
Kudus
Sabtu, 22 Januari 2022
BerandaKudusPedagang Pasar Kliwon Minta Keringanan Retribusi Sewa PKD

Pedagang Pasar Kliwon Minta Keringanan Retribusi Sewa PKD

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Sejumlah pedagang Pasar Kliwon Kudus kembali meminta keringanan biaya retribusi sewa. Hingga saat ini, total tunggakan sewa Penggunaan Kekayaan Daerah (PKD) atas ruko, kios, dan los di Pasar Kliwon mencapai Rp 3 miliar.

Perwakilan pedagang menemui Ketua DPRD Kudus Masan, Rabu (12/2). Mereka berharap DPRD Kudus turun tangan membantu para pedagang yang terkena dampak pandemi dua tahun terakhir, salah satunya evaluasi sewa retribusi.

Pemkab Kudus mengatur besaran retribusi sewa PKD di Pasar Kliwon sebesar Rp 500 per hari untuk ruko dan kios. Sementara sewa los ditetapkan sebesar Rp 250 per meter. Besaran sewa dihitung berdasarkan luas tempat berdagang yang mereka tempati dikalikan 265 hari.

BACA JUGA : Tunggakan Sewa Pasar Kliwon Tembus Rp 1 Miliar

“Selama pandemi usaha kami lesu. Terlebih saat ini marak pasar online. Kami berharap Pemkab Kudus memberikan keringanan retribusi sewa kepada para pedagang,” kata Fuad, salah seorang pedagang Pasar Kliwon.

Pedagang juga menyoroti kondisi lingkungan pasar Kliwon. Selain banyak atap yang bocor, lampu penerangan juga minim. Lahan parkir untuk pembeli juga terbatas. Pedagang berharap ada pemeliharaan pasar terbesar di Kabupaten Kudus itu.

Mendengar keluhan itu, Ketua DPRD Kudus Masan mengatakan akan memfasilitasi usulan pedagang tersebut dengan mengundang OPD terkait. Persoalan tersebut tidak bisa langsung diputuskan oleh Dinas Perdagangan.

Pasalnya terkait urusan PKD melibatkan sejumlah OPD seperti DPPKAD dan Bagian Hukum. “Dinas terkait akan kami undang untuk membahas usulan para pedagang ini. Sekecil apapun keluhan pedagang perlu diperhatikan,” katanya.

Terkait masih tinggnya tunggakan retribusi sewa, Kabid Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Alberus Harys Yunanto menuturkan, masih dalam proses penagihan. Pedagang diminta segera melunasi dalam waktu secepatnya.

“Untuk penagihan masih terus proses. Kami juga sudah melayangkan peringatan kepada sejumlah pedagang yang tunggakannya cukup besar. Untuk evaluasi besaran retribusi akan dievaluasi bersama OPD terkait,” katanya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here