pedagang di luar pasar Kayen
Sejumlah warga tampak melintas di halaman Pasar Kayen

PATI, suaramuria.com – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati akhirnya mengambil langkah pasca aksi yang dilakukan para pedagang di Pasar Kayen.

Pedagang di luar pasar Kayen dan di dalam pasar disebutkan telah dipertemukan. Bahkan kesepakatan antar para pedagang itu telah dilakukan. Kepala Bidang Pasar pada Disdagperin Kabupaten Pati BJ Ishrony menyebut, untuk pedagang yang ada di luar pasar diperkenankan berjualan namun ada batas waktu.

“Mereka masih boleh menggunakan halaman pasar tapi harus tepat pada waktu yang ditentukan. Yakni pukul 17.00 hingga pukul 05.00 dini hari. Setelah itu pedagang harus bersih,”terangnya kepada awak media Jumat (28/8).

Barulah pada pukul 05.00 hingga 17.00 menjadi waktu bagi para pedagang yang ada di dalam pasar. Sehingga diharapkan saat siang hari halaman pasar dapat digunakan untuk parkir kendaraan.

Rencananya untuk pemberlakuannya akan mulai dilakukan pada Senin (31/8) mendatang. Pihaknya pun berharap para pedagang dapat mematuhi kesepakatan tersebut. Namun jika ada yang ngeyel atau berjualan diluar ketentuan pihaknya menyebut akan ada sanksi.

“Kalau masih ngeyel kali pertama akan kami berikan teguran. Kami berharap dapat dipatuhi bersama. Karena bagaimanapun ini sudah menjadi komitmen bersama,”imbuhnya.

Saat ini kesepakatan itu akan terus disosialisasikan. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Pasar Kayen untuk tahapan tersebut. Dengan begitu diharapkan kedepan tidak ada kesalahpahaman antar pedagang.

BACA JUGA : Tiga Pedagang Positif Covid19, Pasar Gembong Ditutup

Seperti diketahui, puluhan pedagang Pasar Kayen menggelar aksi damai Selasa (25/8) kemarin di jalan Kayen – Tambakromo. Aksi itu dilakukan dengan membagikan secara gratis bahkan membuang begitu saja dagangannya di tengah jalan.

Hal tersebut pun menarik perhatian warga sekitar dan para pengendara yang melintas. Bahkan banyaknya pedagang yang melakukan aksi sempat membuat jalur tersebut tersendat.

Aksi itu sendiri disebutkan dilakukan sebagai wujud kekecewaan lantaran munculnya pedagang di luar pasar Kayen. Hal itu membuat mereka merugi lantaran para pembeli memilih membeli belanjaan di parkiran daripada masuk kedalam pasar.

Oleh karena itu para pedagang di dalam Pasar Kayen menuntut agar pedagang yang ada di halaman itu dapat segera ditertibkan.(srm)

Tinggalkan Balasan