- Advertisement -spot_img
24.9 C
Kudus
Sabtu, 31 Juli 2021
BerandaKudusPAN Kudus Luncurkan Mobil Siaga dan Ambulance Gratis

PAN Kudus Luncurkan Mobil Siaga dan Ambulance Gratis

- Advertisement -spot_img

KUDUS, suaramuria.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kudus melucurkan mobil siaga dan ambulance untuk membantu penanggulangan Covid-19. Peluncuran layanan ini menjadi bentuk usaha DPD PAN Kudus untuk membantu penanggulangan Covid-19 di Kota Kretek

Ketua DPD PAN Kudus Endang Kursistiyani mengatakan, mobil siaga dan ambulance resmi diluncurkan di Rumah PAN kudus, Kamis (17/6). Peluncuran layanan mobil siaga dan ambulance gratis ini dihadiri jajaran pengurus dan relawan PAN Kudus.

“Ambulance bisa dimanfaatkan warga yang membutuhkan, sementara mobil siaga kami terjunkan untuk penyemprotan disinfektan ke desa-desa sekaligus sosialisasi pentingnya 5M,” kata Endang.

BACA JUGA : Tes Acak Covid-19 di Pusat Perbelanjaan, Dua Orang Positif

Endang yang juga anggota Komisi D DPRD Kudus mengatakan, DPD PAN Kudus sebelumnya memang telah memiliki ambulance. Namun karena kondisinya tidak laik jalan, pihaknya memutuskan untuk membeli mobil ambulance baru.

“Semoga dengan peluncuran mobil ambulance ini bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan, terutama untuk mengantar warga yang sakit ke fasilitas kesehatan seperti rumah sakit,” katanya.

Sementara itu, mobil siaga akan langsung diterjunkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Penyemprotan disinfektan akan dimulai di wilayah Kecamatan Kaliwungu dan Gebog, hari ini.

“Mobil siaga ini akan terus keliling desa. Hari Sabtu nanti kami fokuskan di Kecamatan Jati. Untuk Minggu, penyemprotan disinfektan difokuskan di Kecamatan Undaan, Mejobo, dan Jekulo,” katanya.

Angka penderita Covid-19 di Kabupaten Kudus masih cukup tinggi. Data Gugus Tugas Covid-19 Kudus menyebutkan, masih ada sebanyak 2.122 kasus aktif Covid-19 di Kudus, hingga Rabu (16/6).

Sebanyak 484 orang pasien masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit maupun Puskesmas. Sementara itu, sebanyak 1.168 orang penderita menjalani isolsi mandiri.

“Untuk memutus rantai penularan Covid-19 butuh keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat. pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Warga harus patuh menjalankan 5M protokol kesehatan secara ketat,” katanya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: