- Advertisement -spot_img
26.9 C
Kudus
Sabtu, 22 Januari 2022
BerandaKudusOknum Anggota Terciduk di Karaoke, Kapolres Sebut Anak Buahnya Bertugas

Oknum Anggota Terciduk di Karaoke, Kapolres Sebut Anak Buahnya Bertugas

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Seorang oknum anggota Polres Kudus terciduk sedang berada di sebuah karaoke di Kabupaten Kudus, baru-baru ini. Usaha hiburan malam itu termasuk usaha haram yang dilarang oleh Pemkab Kudus.

Terkait adanya oknum anggotanya yang tengah berada di karaoke, Kapolres Kudus AKBP Surya Dharma membenarkannya. Hanya setelah diklarifikasi, anggotanya tersebut tengah bertugas melakukan penyelidikan kasus narkoba di tempat tersebut.

“Kami sudah panggil dan minta keterangan ke yang bersangkutan. Dia memang tengah bertugas. Pada saat kejadian, anggota sedang melakukan penyelidikan terkait kasus narkoba di sebuah kafe karaoke. Ia juga dilengkapi surat tugas perintah,” jelasnya, Rabu (10/11).

BACA JUGA : Terkait Penutupan Karaoke, GP Ansor Kudus : Tutup Total jangan Tebang Pilih

Kapolres menegaskan, pihaknya telah memerintahkan ke semua anggota untuk tidak berada di tempat hiburan malam itu di luar jam tugas. “Kecuali yang bersangkutan memang ada sprtin (surat perintah tugas – Red). Misalnya untuk bertemu informan atau sedang tugas memantau, pengintaian, dan sejenisnya. Itupun tidak boleh melebihi atau menyalahgunakan wewenang,”  jelasnya.

Sementara terkait pernyataan adanya penyalahgunaan wewenang sprint, Kapolres menjelaskan jika itu terjadi kesalahpahaman. Sebab dari hasil peninjauan pihak internal, apa yang dilakukan oleh yang bersangkutan masih dalam koridor penugasan.

Masih beroperasinya kafe dan karaoke di Kabupaten Kudus menjadi sorotan luas oleh masyarakat. Usaha hiburan malam karaoke dilarang oleh Pemkab Kudus melalui Perda Nomor 10 Tahun 2015.

Masih beroperasinya karaoke menjadi sorotan setelah adanya insiden pengeroyokan tiga pemuda warga Desa Ploso, Kecamatan Jati disalah satu lokasi kafe karaoke. Kejadian itu semakin menegaskan masih eksisnya usaha kafe karaoke.

Desakan penutupan permanan karaoke secara tegas disampaikan Gerakan Pemuda Ansor. Ansor bahkan menerjunkan ribuan anggotanya untuk konvoi keliling Kudus untuk mengecek lokasi karaoke.

Bupati Kudus Hartopo bersama tim gabungan Polisi dan TNI telah menyegel 17 lokasi usaha karaoke, Senin (8/11) lalu. Bupati juga akan menyurati PLN agar segera mencabut listrik di usaha haram tersebut. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here