27.4 C
Kudus
Kamis, 9 Februari 2023
BerandaKudusOjek Wisata Keberatan Revitalisasi Taman Menara Gusur Pangkalan Ojek

Ojek Wisata Keberatan Revitalisasi Taman Menara Gusur Pangkalan Ojek

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Rencana revitalisasi Taman Menara Kudus mendapat respons keras dari ojek wisata. Mereka yang tergabung dalam paguyuban ojek menara keberatan jika pangkalan ojek yang sudah ada digusur.

Rencana itu dikhawatirkan membuat arus lalu lintas di Jalan Sunan Kudus sekitar Menara Kudus semakin semrawut.

Sugiono, pengurus Paguyuban Ojek Menara menolak jika semua pengojek dijadikan satu di Bakalan Krapyak.

BACA JUGA : Becak Wisata Menara Kudus Tinggal Kenangan, Ini Penggantinya

“Alasannya ojek akan crowded di jalan. Sebaiknya seperti semula saja,” terangnya saat mengikuti sosialisasi di terminal Bakalan Krapyak, Kamis (20/10).

Jika benar dilakukan, dia juga menyebut akan rawan menyebabkan kecelakaan di jalanan. Bahkan antar sesama tukang ojek. Dengan tempat yang ada saat ini, ia menyebut arus lalu-lintas ojek wisata bisa lebih tertata.

“Jika digusur dan dijadikan satu di terminal wisata, maka khawatirnya jadi kejar-kejaran, adu cepat ini yang berbahaya di jalanan,” katanya.

Dia mengaku tak mempermasalahkan penataan taman menara tersebut. Namun dia berharap disiapkan tempat pengganti untuk pengojek yang masih berada di sekitar lingkungan menara.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Catur Sulistiyanto mengatakan, setelah revitalisasi Taman Menara, pangkalan ojek akan dijadikan satu di terminal wisata Bakal Krapyak.

“Pada dasarnya skemanya tetap sama. Hanya mangkalnya saja yang jadi satu. Dijadikan satu di terminal wisata Bakalan Krapyak,” katanya.

Penataan

Ia mengatakan, selama ini ojek yang dari menara akan menghantar peziarah dari menara ke Bakalan Krapyak dan kembali dalam keadaan kosong. Begitu pula sebaliknya, ojek dari bakalan krapyak akan mengantarkan dari Bakalan Krapyak ke menara dan kembali kosong.

“Karena mangkalnya di Bakalan Krapyak nanti akan dikoordinir. Kalau memang ada peziarah yang akan kembali ke terminal, barulah ojek itu akan berangkat untuk menjemput. Jadi Menara hanya menjadi tempat transit baik penurunan atau menaikkan,” terangnya.

Dinas Perhubungan akan terus mengevaluasi skema perjalanan ojek wisata tersebut. Terkait kekhawatiran terjadinya penumpukan pengojek jika sampai tak bisa diatasi, dia mengaku akan tetap mencarikan solusi terbaik. (srm)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini