ojek wisata
Anggota Polres Kudus merazia ojek wisata di kawasan Menara Kudus. (foto : suaramuria.com)

KUDUS, suaramuria.com – Sejumlah pengemudi ojek wisata di kawasan objek wisata religi Menara Kudus terjaring razia petugas Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Polres Kudus, Minggu (15/3) sore.

Razia itu digelar menyusul banyaknya keluhan warga.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Kudus Iptu Sulis mengatakan, banyak keluhan warga yang disampaikan langsung baik ke Kapolres maupun Kasatlantas Kudus. Selain mengemudi secara ugal-ugalan, banyak pengemudi ojek yang kerap mengabaikan keselamatan berkendara.

BACA JUGA : Cegah Korona, Pemkab Kudus Tutup Objek Wisata

Ia mencontohkan, banyak pengemudi ojek  yang kerap membawa dua penumpang sekaligus. Peziarah atau penumpang ojek wisata juga banyak yang tidak mengenakan helm. Selain itu kelengkapan kendaraan bermotor juga banyak yang tidak dipatuhi.

“Kami cek ke lapangan dengan melakukan penindakan langsung sore ini (kemarin – Red). Meski sudah sering kami beri sosialisasi, masih banyak pengemudi ojek wisata yang membandel,” kata Sulis.

Pada penertiban kemarin sore, petugas menindak tukang ojek yang membandel. Sejumlah peziarah yang menumpang ojek tidak mengenakan helm.

“Banyak pengendara ojek yang mengabaikan keselamatan dirinya dan penumpangnya, ini tentu sangat membahayakan” ujarnya.

Selain ojek wisata, petugas juga menertibkan angkutan wisata yang mengangkut penumpang melebihi kapasitas. Banyak penumpang yang berdiri di pintu kendaraan wisata roda empat. Kondisi tersebut dinilai tak hanya membahayakan peziarah, namun juga pengguna jalan lainnya.

Usai menggelar penertiban, Iptu Sulis menggelar sosialisasi di pangkalan ojek wisata Menara Kudus. Pengemudi ojek online mengaku siap memenuhi kewajiban keselamatan berkendara saat membawa penumpang.

“Kami akan agendakan penertiban rutin kendaraan wisata di kawasan Menara Kudus. Jika pengemudi ojek tertib, tentu peziarah juga akan semakin nyaman berziarah ke Kudus. Ke depan kami harapkan tak lagi muncul komplain atau keluhan masyarakat,” kata Sulis. (SRM)

Tinggalkan Balasan