PATI, Suaramuria.com – Ojek motor saat Banjir menjadi inovasi yang dilakukan oleh warga Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti saat banjir melanda pada Rabu (24/2/2021). Kondisi jalan penghubung Alasdowo- Puncel itu memang terendam banjir cukup tinggi.

Ketinggian air bahkan sampai lutut orang dewasa. Hal itulah yang kemudian membuat motor tak bisa melintas. Sejumlah pengendara yang nekat bahkan terlihat motornya mogok.

Hal itulah yang kemudian memotivasi para warga setempat untuk membuat ojek motor. Mereka memanfaatkan gerobak songkro untuk pengangkut motor berikut pengendaranya melintasi genangan air sepanjang 500 meter.

Ahmad Minan, pemuda yang menjadi ojek motor itu mengatakan, hanya dalam kurun waktu tiga jam saja, dia mengaku sudah mendapatkan sedikitnya 25 pengendara yang menggunakan jasanya. Setiap motor diakuinya diterapkan tarif Rp 15 ribu saja.

BACA JUGA : Banjir Pati Meluas ke Wilayah Utara

“Ada juga warga biasa yang menumpang tanpa motor. Biasanya orang tua. Untuk mereka kami tidak mematok tarif seiklashnya saja,”terangnya.

Dia mengatakan, inisiatif membuat ojek motor itu diceritakannya bermula dari bapaknya. Sewaktu ada banjir, bapaknya selalu menawarkan jasa angkut motor. Terlebih jalur tersebut diakuinya memang cukup sering terjadi banjir

“Ini saya meneruskan. Dari pada memaksa menerobos banjir tapi motornya macet, mending pakai jasa ojek motor saja,”katanya.

Kondisi banjir di Desa Alasdowo pada Rabu (24/2) kemarin memang cukup tinggi. Akibat banjir itu juga membuat akses jalan sempat tersendat. Hanya kendaraan besar seperti truk yang berani menerobos banjir. Sementara untuk mobil kecil banyak yang takut dan memilih mencari jalan lain.

Air bahkan sempat masuk ke dalam rumah. Warga bahkan tampak harus menaikkan perabotannya ke tempat yang lebih tinggi agar tidak basah.Mereka mengaku enggan mengungsi agar dapat tetap mengurus rumah.(srm)

Tinggalkan Balasan