- Advertisement -spot_img
29.9 C
Kudus
Rabu, 22 September 2021
BerandaKudusNekat Mudik Ke Kudus, Siap-Siap Jalani Isolasi di Rusunawa

Nekat Mudik Ke Kudus, Siap-Siap Jalani Isolasi di Rusunawa

- Advertisement -spot_img

KUDUS, suaramuria.com – Pemkab Kudus menyiapkan Rusunawa sebagai lokasi penampungan Pemudik yang nekat pulang kampung. Bupati Kudus Hartopo mengatakan, Pemerintah telah mengimbau warga untuk tidak mudik Lebaran mendatang.

Termasuk para santri, menteri agama juga telah mengeluarkan imbauan larangan mudik Lebaran.

Hanya saja meski sudah ada larangan, kata Hartopo, tentu ada saja warga yang nekat mudik pada Lebaran mendatang.

“Pemkab Kudus meminta warga untuk sementara tidak mudik dulu karena angka penderita Covid-19 di Kabupaten Kudus kembali naik. Jika nekat mudik dan diketahui positif hasil skrining, akan kami isolasi di Rusunawa,” kata Hartopo.

BACA JUGA : Penumpang di Terminal Induk Kudus Wajib Skrining GeNose

Hartopo menambahkan, ruang isolasi khusus di Rusunuwana hanya disiapkan untuk para pemudik yang lolos dari pos pantau dan berstatus positif ketika nanti diskrining di rumah.

“Jika lolos dari pos pantau perbatasan dan sudah sampai di rumah, tentu tidak mungkin menyuruh dia kembali lagi. Karena itu ada serangkaian prosedur yang akan diterapkan,” katanya.

Jogo Tonggo

Ia telah meminta Dinas Kesehatan bersama tim Jogo Tonggo disetiap RT dan RW untuk memantau warganya. Jika ada warga yang nekat mudik, petugas Jogo Tonggo diminta melapor ke Dinas Kesehatan. Petugas Dinkes yang nantinya akan mendatangi untuk melaksanakan skrining kesehatan.

“Selain mengoptimaklan Jogo Tonggo, kampung siaga dengan pos PPKM juga akan lebih diaktifkan kembali,” katanya.

Data gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kudus menemukan enam kasus baru pada, Rabu lalu. Hingga saat ini, total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kudus mencapai 5.937 kasus.

Dari jumlah itu, sebanyak 30 orang penderita masih menjalani perawatan intensif. Sebanyak 60 orang penderita menjalani isolasi mandiri. Sementara itu, sebanyak 5.311 orang pasien telah sembuh dan sebanyak 536 orang penderita meninggal dunia.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Agung Karyanto mengatakan, total kapasitas Rusunawa untuk ruang isolasi sebanyak 96 kamar. “Lokasinya sama seperti pada tahun lalu. Saat ini kami tengah melakukan bersih-bersih,” katanya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: