PATI, Suaramuria.com – Nekat balap liar, belasan remaja berhasil diamankan oleh Polsek Margorejo. Merekapun diberi pembinaan bahkan dilakukan tes antigen untuk memberikan efek jera lantaran telah melanggar protokol kesehatan serta menganggu kondusifitas.

Aksi yang dilakukan belasan anak dibawah umur itu terjadi pada Sabtu (24/4) dini hari atau menjelang sahur. Mereka memanfaatkan sepanjang jalan lingkar selatan (JLS) dari pertigaan tugu bandeng tepatnya di Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo hingga perempatan JLS Tanjang.

Mendapatkan laporan masyarakat atas aksi yang meresahkan itu, jajaran Polsek Margorejo yang dipimpin Kapolsek AKP Purwito beserta jajarannya pun bergerak cepat. Hasilnya setidaknya 12 remaja yang diduga merupakan pelaku atau joki balap liar dan penontonnya berhasil diamankan.

“Selain itu kami juga berhasil mengamankan dua mobil dan tujuh sepeda motor yang menjadi barang bukti aksi balap liar tersebut,”terang Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat melalui Wakapolres Kompol Sumiarta.

Belasan remaja itu kemudian dilakukan tes usap antigen. Bila didapati ada yang positif maka akan dilakukan isolasi di rumah sakit umum daerah (RSUD) Soewondo Pati. Namun jika tidak maka akan dilakukan pemanggilan kepada orangtuanya dan membuat surat pernyataan.

Meski tidak ada sanksi hukuman secara khusus, pihaknya akan tetap melakukan pembinaan. Sedangkan untuk kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat akan diserahkan ke satuan lalu lintas (Satlantas) untuk penindakan lebih lanjut.

BACA JUGA : Langkah Cepat, Polres Tes Antigen Pemudik yang Telah Datang

“Kami berharap dengan penindakan tegas ini dapat membuat mereka untuk tidak melakukan aksi yang serupa. Karena tentunya balap liar sangat membahayakan bagi diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain,”terangnya.

Kedepannya, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap potensi serupa. Langkah ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Terutama dengan kehadiran petugas kepolisian.

“Harapannya tentu tak ada lagi anak-anak muda yang nekat balap liar. Manfaatkan suasana bulan suci ini untuk kegiatan yang positif. Jangan berkerumun lantaran masih dalam kondisi pandemi,”imbaunya seusai melihat kondisi remaja yang terjaring razia balap liar.(srm)

Tinggalkan Balasan