- Advertisement -spot_img
32.9 C
Kudus
Rabu, 22 September 2021
BerandaKudusMuseum Patiayam Usulkan 30 Fragmen Fosil ke Register Nasional

Museum Patiayam Usulkan 30 Fragmen Fosil ke Register Nasional

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Museum Purbakala Patiayam, Kabupaten Kudus berencana mengusulkan 30 fragmen fosil agar terdaftar di register nasional.

Koordinator Museum Purbakala Patiayam Kudus Jamin mengatakan, puluhan fragmen itu merupakan temuan fosil hewan purbakala yang terbaik di wilayah Pegunungan Patiayam.

“Kita mengarah ke registrasi nasional. Untuk teregistrasi nasional baru 17 fragmen fosil, tahun ini kita persiapkan targetnya 30 fragmen,” katanya, Rabu (15/9)

Jamin mengatakan puluhan fragmen fosil yang diusulkan terdaftar register nasional merupakan temuan yang bagus. Seperti temuan fosil gajah stegodon, kepala banteng, hingga artefak temuan di Perbukitan Patiayam.

“Fragmen fosil yang kami usulkan untuk terdaftar di register nasional seperti gajah stegodon, ada kepala banteng, humerus steghodon dan juga termasuk artefak-artefak kita ajukan ke register nasional. Itu temuan-temuan yang paling bagus,” jelasnya.

BACA JUGA : Musim Hujan, Fosil Hewan Purba Bermunculan di Situs Patiayam

Pihak museum tengah mendata fragmen fosil yang disimpan di Museum Patiayam Kudus. Setelah terinventarisasi, kata dia, baru akan diajukan ke tim ahli cagar budaya (TACB) dan terakhir ke register nasional.

“Untuk tahun 2021 ini baru tahap inventarisasi tingkat kabupaten. Setelah lengkap kita ajukan tim TACB dan kita ajukan ke register nasional,” katanya.

17 Fragmen

Jamin menjelaskan pada tahun 2020 pun sudah ada 17 fragmen fosil hewan purbakala tercatat di register nasional. Belasan fragmen fosil itu pun menjadi koleksi baru di museum tersebut.

Jamin menambahkan, koleksi fragmen fosil di Museum Purbakala Patiayam Kudus tercatat ada 8.600 fragmen. Jumlah itu terdiri dari 17 spesies hewan purba. Di antaranya gajah, banteng, hingga hewan laut.

“Jumlah koleksi di sini, keseluruhan masuk sudah terdata kami yang sudah teridentifikasi kurang lebih 8.600 an fragmen dari 17 spesies hewan. Itu belum temuan mulai tahun 2021 kemarin. Total mencapai 10 ribu fragmen,” katanya. (srm)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: