- Advertisement -spot_img
28.4 C
Kudus
Senin, 27 Juni 2022
BerandaKudusMawar Hartopo Bujuk Mbah Amir Tinggal di Panti Jompo

Mawar Hartopo Bujuk Mbah Amir Tinggal di Panti Jompo

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Kisah Mbah Amir (67) warga Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, sampai ke telinga Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo. Istri Bupati Kudus Hartopo itu secara khusus mengunjungi Mbah Amir, sekaligus membujuk agar mau tinggal di Panti Jompo, Rabu (18/5).

Ia membujuk Mbah Amir untuk tinggal di Panti Jompo agar mendapat perhatian lebih.

Mawar mengaku bersimpati dengan nasib Mbah Amir yang menghuni gubuk berukuran 1,5 meter x 2 meter.

BACA JUGA : Ngenesnya Mbah Amir, Warga Lansia Tinggal Sendirian di Gubuk Reyot

Terlebih ia sehari-harinya harus tinggal seorang diri di hunian beralas kasur dan tikar, berdinding spanduk bekas.

Gubuk tempatnya tinggal pun tanah milik desa yang letaknya di depan toilet umum. Mbah Amir yang sudah tak bekerja lagi, sehari-harinya hidup atas bantuan warga sekitar dan pemerintah desa.

Mawar datag bersama tim dari Dinsos P3AP2KB Kudus dan Kecamatan Kaliwungu. Ia langsung bergerak cepat ke kediaman Mbah Amir. Beberapa bantuan paket sembako dan kebutuhan pokok lainnya diserahkan secara langsung.

Mawar Hartopo juga membujuk Mbah Amir agar mau direhabilitasi ke Panti Pucang Gading yang tepatnya berada di Jalan Sarwo Edi Wibowo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

“Kami bujuk agar beliaunya direhab ke panti, kita bawa ke Semarang. Supaya di sana lebih terawat. Karena selama ini kalau makan itu dari pemberian tetangga-tetangga,” tuturnya.

Gugah Kesadaran

Setelah dibujuk, akhirnya Mbah Amir mau direhabilitasi ke Panti Pucang Gading Semarang. Pada hari itu juga, ia langsung diantar dengan menggunakan mobil berplat merah. Dirinya pun tiba di panti yang dikelola oleh Dinsos Provinsi Jateng tersebut pada Rabu Sore (18/5).

Camat Kaliwungu Satria Agus Himawan menerangkan, pemindahan Mbah Amir untuk tinggal di Panti Jompo semata-mata untuk memberikan perawatan dan tempat tinggal yang layak.

Ia berharap upaya tersebut mampu menggugah hati anak-anak Mbah Amir, agar nantinya mau kembali menerima dan merawatnya sebagai keluarga.

“Di Panti Sosial Pucang Gading Semarang, supaya dapat tempat tinggal yang layak dan perawatan yang baik sehingga kondisi mbah amir bisa tetap sehat. Harapan kami nantinya anak-anaknya bisa tergugah dan bisa dijemput,” ujarnya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini