- Advertisement -spot_img
26.3 C
Kudus
Sabtu, 22 Januari 2022
BerandaKudusMargorejo Kenalkan Potensi Desa Lewat Pasar Winong Sari Joyo

Margorejo Kenalkan Potensi Desa Lewat Pasar Winong Sari Joyo

- Advertisement -spot_img

KUDUS,suaramuria.com – Pandemi Covid-19 yang mulai melandai dimanfaatkan Pemerintah Desa Margorejo mengenalkan produk UMKM desanya. Pemdes Margorejo menggelar Pasar Winong Sari Joyo di kawasan Sendang Winong, Dukuh Buyutan, Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Minggu (21/11).

Kades Margorejo Sumirkan mengatakan, desanya memiliki banyak potensi UMKM yang terpaksa tiarap selama pandemi Covid-19. Margorejo sebelumnya lebih dikenal dengan buah durian khasnya.

“Mengingat pandemi saat ini mulai melandai, kami menggelar Pasar Winong Sari Joyo untuk kembali mengekspose produk-produk UMKM desa mulai kuliner hingga kerajinan. Kegiatan ini tentunya digelar dengan prokes ketat. Alhamdulilah berjalan lancar,” katanya.

BACA JUGA : Desa di Kudus Ini Dapat Julukan ‘Jerussalem Van Java’

Sumirkan mengatakan, Desa Margorejo sudah mendapatkan SK rintisan Desa Wisata oleh bupati. “Dengan kegiatan ini, kami berharap potensi wisata dan UMKM di Desa Margorejo bisa lebih dikenal oleh masyarakat seluruh Kudus dan yang dari luar Kudus,” katanya.

Pasar Winong Sari Joyo dihadiri Mawar Hartopo, istri Bupati Kudus Hartopo. Mawar menuturkan, potensi UMKM di Margorejo sangat luar biasa.

“Produk-produk UMKM terutama kulinernya. Meski pun tadi saya dapat koretan (sisa-sisa –Red) tapi rasanya enak-enak. Kegiatan ini perlu diagendakan rutin agar produk UMKM lebih dikenal luas sekaligus menarik wisatawan ke desa,” katanya.

Mawar Hartopo mengaku kagum akan banyaknya potensi-potensi wisata di Kudus yang kental dengan nilai budaya. Menurutnya, dengan adanya pasar dadakan ini bisa menjadi peluang menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekaligus pelestarian kearifan lokal.

Tarik Wisatawan

Bukan tidak mungkin jika kegiatan itu berjalan dengan baik dan rutin, maka dapat menarik wisatawan serta perhatian lebih dari pemerintah.

“Salah satu upaya mengingkatkan ekonomi masyarakat, maka harus ada komitmen dari kepala desa, kalau sudah berjalan baik maka bisa ada perhatian lebih. Ternyata masih banyak potensi desa yang berpotensi menarik wisatawan. Tadi keliling stand-stand kuliner enak semua,” ujarnya.

Mawar mewanti-wanti agar protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Selain itu mengingat curah hujan yang semakin meningkat, ia meminta kebersihan lingkungan harus dijaga terutama pada kesempatan tersebut pengunjung dan penjual harus membuang sampah di tempat yang telah disediakan.

“Prokesnya alhamdulillah tetap dijaga, kita harus terbiasa hidup berdampingan dengan virus. Mengingat ini musim penghujan juga tetap menjaga kebersihan lingkungan, di acara ini harap membuang sampah di tempat sampah bahkan kalau bisa dipilah berdasarkan jenis sampahnya,” ujarnya. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

443FansSuka
397PengikutMengikuti
37PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Berita Suara Muria Terkini

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here