- Advertisement -spot_img
28.9 C
Kudus
Rabu, 23 Juni 2021
BerandaKudusMall Ramai, Kudus Antisipasi Tsunami Covid-19

Mall Ramai, Kudus Antisipasi Tsunami Covid-19

- Advertisement -spot_img

KUDUS, suaramuria.com – Menjelang lebaran, aktivitas pengunjung di pusat perbelanjaan yang ada di Kabupaten Kudus terus mengalami peningkatan. Hal ini tentu menjadi perhatian tersendiri bagi Pemkab Kudus untuk mencegah munculnya tsunami Covid-19  usai Lebaran.

Bupati Kudus HM Hartopo bersama Komandan Korem/073 Makutarama Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau penerapan protokol kesehatan sekaligus mengurai dan menata kerumunan masyarakat, Jumat (7/5) sore.

BACA JUGA : Ratusan Pemudik Pulang, Dua Terindikasi Covid

Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan disejumlah pusat perbelanjaan adalah untuk memantau penerapan protokol kesehatan yang diterapkan pihak pengelola.

“Kami datang di pusat perbelanjaan adalah untuk memastikan penerapan protokol kesehatan yang diterapkan pihak pengelola apakah sudah terpenuhi atau belum untuk sarana penunjang prokesnya, seperti tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh (thermo gun), hand sanitizer, dan lain sebagainya. Ada beberapa pusat perbelanjaan yang kami datangi Ramayana, Hypermart, dan ADA Swalayan,” katanya.

Menjelang hari raya Idul Fitri nanti, pihaknya tak ingin kecolongan tentang penerapan protokol kesehatan yang dapat menimbulkan penyebaran covid-19 akibat peningkatan jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan.

“Saya tak ingin terjadi tsunami penyebaran covid-19 di Kabupaten Kudus menjelang lebaran nanti. Makanya saya beserta Forkopimda sekaligus bersama Danrem/073 Makutarama turun untuk mengecek protokol kesehatan ditengah padatnya jumlah pengunjung,” katanya.

Satgas Covid

Hartopo juga melihat masih adanya pusat perbelanjaan yang tak memiliki satgas covid untuk mengontrol arus kepadatan pengunjung. Oleh karena itu, pihakanya mengimbau agar dipastikan ada satgas covid yang tersebar dipintu masuk dan tempat belanja.

“Saya masih lihat kesemrawutan dari pihak pengelola, tak ada satgas covid yang bertugas untuk mengurai kepadatan pengunjung. Saya minta pada manajemen terkait untuk menata ulang terkait prokes di pusat perbelanjaan, utamanya pembentukan satgas covid,” ujarnya.

Diakhir kegiatan, Bupati Kudus beserta Danrem dan jajaran unsur forkopimda Kudus berkesempatan membagikan takjil bagi masyarakat disekitar alun-alun Kudus. (srm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: