rumuskan solusi Covid-19
Bupati Jepara Dian Kristiandi (kanan) menerima audiensi dosen dan peneliti muda IAIN Kudus Shohibul Itmam di Ruang Kerja Bupati. (foto : suaramuria.com)

JEPARA, suaramuria.com – Pandemi Covid-19 melanda Indonesia, tak terkecuali Kabupaten Jepara. Bupati Jepara Dian Kristiandi pun menggandeng peneliti untuk rumuskan solusi Covid-19.

Karenanya butuh langkah terintegrasi dari semua elemen masyarakat. Demikian audinesi singkat Bupati Jepara Dian Kristiandi dengan peneliti muda dari IAIN Kudus Shohibul Itmam di Ruang Kerja Bupati, baru baru ini.

“Sementara ini kita hanya berharap besar dari pihak medis , padahal sejatinya kita butuh semua elemen masyarakat dengan formulasi strategi yang tepat atasi Covid-19 ini,” kata Andi, panggilan akrab Bupati Jepara Dian Kristiandi.

BACA JUGA : Bupati Jepara Perintahkan Penutupan Karaoke

Dalam audiensi singkat itu, Shohibul Itmam merespon dengan penjelasan dari perspektif akademis, data yang telah dimiliki selama riset pasa pandemi. Butuh langkah terintegrasi implementasi penanganan Covid-19 khususnya di Jepara.

Karena keunikan kota ini, menjadi destinasi budaya kultur masyarakat pesisir dengan ragam potensi ekonomi yang dimilikinya. Data sementara saya menunjukan langkah pihak medis dan kepolisian sebagai garda depan nasional dalam penanganan covid-19 khususnya di Jepara belum cukup.

Karenanya, lanjut dia, perlu melibatkan tim pada semua level basis kultural dengan ragam potensi dan pendekatan secara terintegrasi,” kata Itman.

Ajak Dewan Riset Daerah

Beberapa waktu lalu, Bupati Jepara juga mengajak Dewan Riset Daerah (DRD) Jepara untuk memberikan sumbangan pemikiran dalam penganganan pandemi. DRD yang diketuai dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPIK) Undip Suryono telah bergabung dalam bersama Gugus Tugas Covid-19. Mereka melakukan penelitian untuk rumuskan solusi atasi Covid-19.

Bupati Jepara dan Shohibul Itmam, Dewan Riset Daerah Jepara segera bekerja maksimal menyempurkan formulasi langkah strategis yang sudah ada dengan melibatkan peneliti secara intensif dengan melibatkan varian potensi yang ada di Jepara.

“Startegi dilakukan dengan pemantapan tim gugus Covid-19 Jepara antara lain dengan refungsionaliasi potensi masyarakat, misalnya tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh  pemuda dan semua potensi yang memungkin menjadi solusi secara aktif dan berkelanjutan,” katanya.

Pertemuan tersebut juga diharapkan menjadi terobosan baru, pintu kerjasama untuk seterusnya. Tidak hanya pada masalah Covid-19. Banyak masalah yang dihadapi pemerintahan Jepara, membutuhkan solusi dengan strategi yang cepat dan tepat.

Strategi itu juga perlu dirumuskan berkelanjutan untuk kemajuan pembangunan Jepara pada semua aspek. Termasuk melibatkan media lokal terpercaya secara intensif yang bisa diakses semua lapisan masyarakat. (SRM)

Tinggalkan Balasan