PKB jepara sumbang baju hazmat
Penyerahan sumbangan baju hazmat dari PKB kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jepara. (foto : suaramuria.com)

JEPARA, suaramuria.com – Untuk kedua kalinya, PKB Jepara sumbang baju hazmat kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jepara.

Dengan tambahan 100 baju hazmat yang disalurkan ini, total PKB Jepara sumbang baju hazmat sebanyak 200 buah.

Ketua DPC PKB Jepara Nuruddin Amin mengatakan, bantuan ini diberikan untuk tenaga medis yang telah bekerja optimal memberikan penanganan kepada pasien covid-19 maupun pasien dalam pengawasan (PDP) terduga Covid-19 di Kabupaten Jepara.

“Beban petugas medis makini cukup berat, makanya kami dukung dengan meyumbang alat pelindung diri (APD) berupa baju hazmat,” terangnya.

BACA JUGA : Baznas Jepara Himpun Zakat Hampir Rp 1 Miliar

Pria yang biasa disapa Gus Nung ini mengatakan, tenaga medis merupakan garda paling belakang yang menangani kasus pasien positif covid-19. Namun garda terdepan yang memerangi covid-19 adalah masyarakat sendiri.

Oleh karena itu, ia meminta kesadaran masyarakat untuk menjaga diri dan keluarga melalui physical distancing.“Agar kasus ini tidak bertambah terus, masyarakatlah yang menjadi Harada terdepan dalam memerangi virus ini,” ungkapnya.

PKB Jepara sendiri selama ini aktif memberikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar melakukan physical distancing saat terjadi pandemi ini.

Ia juga telah menyampaikan berbagai bantuan untuk masyarakat terdampak, seperti distribusi 300 masker medis untuk rumah sakit dan puskesmas. PKB juga telah mendistribusikan sebanyak 5.000 masker kain untuk masyarakat, serta 3.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak secara ekonomi.

“Sembako yang sudah kami sampaikan ada 2.000, sisanya 1.000 paket masih proses,” katanya.

Sangat Dibutuhkan

Adapun penyerahan baju hazmat kemarin diterima langsung oleh kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara Mudrikatun di aula Dinkes Kabupaten Jepara.

Kepala Dinkes Jepara Mundrikatun menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah disampaikan. Baju hazmat menjadi APD yang saat ini sangat dibutuhkan  dalam jumlah banyak.

“Pemerintah Kabupaten Jepara sampai sejauh ini masih bisa memenuhi kebutuhan yang muncul. Namun dukungan dari berbagai pihak sangat membantu, karena pada saat ini untuk mendapatkan baju hazmat ini agak sulit dan mahal,” terangnya. (SRM)

Tinggalkan Balasan