- Advertisement -
Beranda Kudus Kudus Butuh Embung di Wilayah Selatan

Kudus Butuh Embung di Wilayah Selatan

- Advertisement -

KUDUS, suaramuria.com – Wilayah selatan Kabupaten Kudus butuh embung untuk mengurangi dampak banjir tahunan. Hal ini diungkapkan Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat menyalurkan bantuan dari Baznas di daerah dampak banjir Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Selasa (2/2).

Hartopo mengatakan, pembangunan embung perlu dibuat di wilayah Kecamatan Kaliwungu dan Mejobo. “Untuk wilayah Kaliwungu perlu dibangun embung di Desa Setrokalangan. Sementara di Kecamatan Mejobo bisa di Desa Temulus atau Kesambi,” katanya.

BACA JUGA : BBWS Siap Bantu Bangun Tiga Embung

Hartopo mengungkapkan, rencana tersebut sebenarnya sudah ada sejak tahun 2020. Namun, pembuatan embung tertunda akibat refocusing anggaran terkait penanggulangan Covid-19.

“2020 sudah kita rencanakan pembuatan embung, ternyata ada refocusing untuk penanggulangan Covid. Di sini, tempatnya rendah maka harus ada tempat penyerapan, makanya perlu embung dan sodetan untuk aliran air,” katanya.

Hartopo mengatakan, tiap embung memerlukan luas lahan sekitar 3-4 hektar. Selain sebagai tempat penyerapan air, embung nantinya akan berfungsi untuk irigasi.

“Dua fungsi embung ketika musim hujan untuk penyerapan, kalau kemarau sebagai irigasi, jadi sangat bermanfaat. Kalau kondisi sekarang, penyerapan alami menunggunya agak lama,” katanya.

Hartopo mengatakan, pihak esekutif akan berkoordinasi dengan legislatif agar rencana pembangunan embung ini bisa terealisasi tahun depan. “Kami akan mengajak anggota dewan untuk bisa mengarahkan pokir (pokok pikiran) dalam APBD 2021 untuk pembangunan embung ini,” katanya.

Selain itu, Pemkab Kudus juga akan berkomunikasi dengan Pemprov Jateng dan Pemerintah Pusat untuk mewujudkan pembangunan embung ini. Pembangunan dua embung ini, lanjut Hartopo, membutuhkan anggaran tak sedikit.

“Misalnya nanti butuh anggaran untuk pelepasan tanah warga, tentu butuh anggaran cukup besar,” katanya.

Paket Bantuan

Sementara itu, ratusan paket bantuan dari Baznas itu langsung disalurkan untuk warga korban banjir di Kabupaten Kudus. Bantuan yang disalurkan itu terdiri atas 250 paket bantuan senilai 200 ribu rupiah serta 50 kardus peralatan mandi dan selimut.

Diharapkan, bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan korban banjir. “Kami sangat apresiasi, mudah-mudahan bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat untuk masyarakat yang terdampak banjir. Terima kasih kepada Baznas RI dan provinsi,” ujarnya.

Usai penyerahan bantuan, Hartopo bersama rombongan meninjau Posko Penanggulangan Bencana di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati. Di sana, dirinya menjumpai beberapa beberapa korban banjir yang memilih mengungsi. Hartopo meminta Camat untuk terus memantau kondisi wilayah dan kebutuhan warga yang terdampak banjir. (srm)

 

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

1,011PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
7,164PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: